KAI Siapkan 7 Kereta Tambahan Mudik 2019 Jurusan Yogyakarta

Jumat, 5 April 2019 10:16 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
KAI Siapkan 7 Kereta Tambahan Mudik 2019 Jurusan Yogyakarta 5 Alasan anda harus pesan tiket kereta mudik 2019 dari sekarang. ©shutterstock

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan tujuh kereta tambahan dari dan menuju Yogyakarta pada mudik 2019. Total kapasitas tempat duduk kereta api tambahan Lebaran tersebut naik sekitar empat persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun lalu kami mengoperasikan enam kereta tambahan untuk Lebaran, sedangkan pada tahun ini ada penambahan satu kereta sehingga totalnya ada tujuh kereta tambahan yang akan dijalankan," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, seperti dikutip dari Antara di Yogyakarta, Jumat (5/4).

Menurut dia, KAI Daop 6 dapat mengoperasikan tujuh kereta tambahan untuk Lebaran karena ada kereta cadangan yang bisa dijalankan untuk mendukung mobilitas warga selama arus mudik maupun balik Lebaran.

Kereta tambahan dari Daop 6 yang akan beroperasi semasa Lebaran meliputi Argo Lawu Fakultatif dan Argo Dwipangga Fakultatif relasi Solo Balapan-Jakarta Gambir, Taksaka Lebaran dan Taksaka Tambahan relasi Yogyakarta-Jakarta Gambir, Sancaka Lebaran untuk rute Yogyakarta Tugu-Surabaya Gubeng, Lodaya Lebaran untuk rute Solo-Bandung serta Mataram Ekspres relasi Pasar Senen-Lempuyangan.

Kereta-kereta tambahan tersebut total menyediakan lebih dari 8.000 tempat duduk per hari dan akan beroperasi selama Masa Angkutan Lebaran 2019 yang ditetapkan berlangsung 26 Mei hingga 16 Juni, dengan perkiraan puncak arus mudik pada 29 Mei dan arus balik pada 9 Juni.

Eko mengatakan KAI Daop 6 masih menunggu instruksi dari pusat terkait penjualan tiket kereta tambahan Lebaran. "Mudah-mudahan bisa segera dijual karena banyak masyarakat yang sudah menantinya," katanya.

Pembelian tiket bisa dilakukan melalui aplikasi atau saluran penjualan resmi yang lain. Operasi kereta tambahan akan mendukung layanan 17 kereta reguler dari Daop 6 Yogyakarta setiap hari.

"Untuk ketersediaan tiket kereta reguler saat Lebaran memang sudah tipis, tetapi masih ada tiket untuk hari H Lebaran," katanya.

Eko mengatakan guna mempersiapkan penyelenggaraan pelayanan angkutan kereta mudik 2019 petugas KAI rutin melakukan pengecekan rel dan memperbaiki sarana dan prasarana pendukung pelayanan.

Sebelumnya, KAI akan membuka penjualan tiket kereta tambahan mudik 2019 mulai 6 April. VP Public Relation PT KAI, Edy Kuswoyo mengatakan, kereta tambahan ini memang setiap tahun baru mulai dijual pada H-60 keberangkatan. Berbeda dengan tiket kereta reguler yang dijual pada H-90 keberangkatan.

"Penjualan tiket kereta tambahan pada 6 April pukul 00.01 WIB. Untuk keberangkatan H-10 lebaran," kata Edy.

Berikut daftar kereta api tambahan untuk Lebaran 2019 dan PP-nya. Semua KA tambahan berjumlah dua kereta, kecuali Lodaya yang ada 4 jumlah kereta api:

1. Argo Dwipangga Fak: Solo Balapan - Gambir

2. Argo Jati Fak: Gambir - Cirebon

3. Argo Jati Tamb: Gambir - Cirebon

4. Argo Lawu Fak: Gambir - Solo Balapan

5. Argo Muria Leb: Semarang Tawang - Gambir

6. Argo Sindoro Leb: Semarang Tawang - Gambir

7. Brantas Leb: Pasar Senen - Semarang Poncol -Blitar

8. Cirebon Ekspres Fak: Gambir - Cirebon

9. Gajayana Leb: Gambir - Malang

10. Kertajaya Leb: Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi

11. Kutojaya Selatan Leb: Kiaracondong - Kutoarjo

12. Kutojaya Utara Tamb: Pasar Senen - Kutoarjo

13. Lodaya Leb: Bandung - Solo Balapan

14. Mataram: Pasar Senen - Lempuyangan

15. Matarmaja Leb: Pasar Senen - Malang

16. Pasundan Leb: Kiaracondong - Surabaya Gubeng

17. Purwojaya Leb: Gambir - Cilacap

18. Sancaka Leb: Yogyakarta - Surabaya Gubeng

19. Sawunggalih Leb: Pasar Senen - Kutoarjo

20. Sembrani Leb: Gambir - Surabaya Pasar Turi

21. Senja Cirebon Fak: Pasar Senen - Cirebon

22. Taksaka Malam Leb: Gambir - Yogyakarta

23. Tatsaka Pagi Leb: Yogyakarta - Gambir

24. Tawangjaya Leb: Pasar Senen - Semarang Poncol.

Kereta tambahan mudik 2019 terdiri atas 27 KA ekonomi eksekutif dan bisnis, 11 KA Non PSO, 4 KA Ekonomi PSO, dan 8 KA yang memanfaatkan rangkaian idle. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini