KAI Masih Layani Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Sampai 30 April 2021

Kamis, 15 April 2021 10:39 Reporter : Sulaeman
KAI Masih Layani Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Sampai 30 April 2021 kereta api. Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi telah melarang kegiatan Mudik Lebaran 2021 mulai periode 6-17 Mei 2021 mendatang. Kendati demikian, masyarakat masih bisa memanfaatkan layanan moda KA jarak jauh hingga 30 April nanti sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

"Perjalanan Kereta Api saat ini masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Kamis (15/4).

Joni mengungkapkan, sampai dengan saat ini, KAI baru melayani penjualan tiket KA Jarak Jauh hingga keberangkatan 30 April 2021. "Sejauh ini, tidak ada pembatasan jam operasional Kereta Api seluruh perjalanan masih sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket," tekannya.

Sedangkan untuk keberangkatan bulan Mei, perseroan masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait detail pengaturan moda transportasi kereta api.

Joni menegaskan, KAI mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pengaturan moda transportasi pada masa mudik. KAI berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Di antaranya, sejak 6 April 2021 lalu, pelanggan KA Jarak Jauh akan mendapatkan Healthy Kit yang berisi 1 buah masker KF94 dan tisu antiseptik. Selain itu, untuk memenuhi persyaratan naik KA Jarak Jauh pula, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30.000 di 44 stasiun serta Rapid Test Antigen seharga Rp85.000 di 42 stasiun.

"Penyediaan ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan agar para pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat menggunakan KA Jarak Jauh," tukasnya.

2 dari 2 halaman

Perbolehkan Pengguna Buka Puasa hingga Sahur

Joni menjelaskan, pada bulan Ramadan ini KAI mempersilahkan pelanggan yang ingin sahur dan berbuka selama dalam perjalanan KA Jarak Jauh. Sedangkan untuk KA jarak dekat yang perjalanannya kurang dari 2 jam, makan dan minum diperbolehkan khusus pada waktu berbuka puasa hingga satu jam setelahnya.

Bagi pelanggan yang ingin membeli makanan dan minuman di atas KA Jarak Jauh, layanan tersebut bisa didapatkan di Kereta Makan maupun melalui pramugari yang bertugas. Untuk memberikan kemudahan, pelanggan dapat memesan lebih awal makanan dan minumannya melalui aplikasi KAI Access pada menu Lokomart.

"Pemesanan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0811 1061 2121," tambahnya.

Joni menambahkan, sejak 6 April 2021 pula, pelanggan KA Jarak Jauh akan mendapatkan Healthy Kit yang berisi 1 buah masker KF94 dan tisu antiseptik. Penyediaan ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan agar para pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat menggunakan KA Jarak Jauh.

Untuk memenuhi persyaratan naik KA Jarak Jauh pula, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30.000 di 44 stasiun serta Rapid Test Antigen seharga Rp85.000 di 42 stasiun. Mengingat masih berlakunya aturan terkait pencegahan penularan virus Covid-19 di moda transportasi umum.

"(Jadi) perjalanan Kereta Api saat ini masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021," tekannya. [azz]

Baca juga:
Memantau Penataan Stasiun Gondangdia
Kemenhub Berencana Buka Jalur Kereta ke Borobudur
Ini Kereta Bandara Premium yang Tiketnya Dijual Mulai Rp5 Ribu
Tabrakan Maut 2 Kereta di Mesir Tewaskan 32 Orang
YLKI Nilai Penghapusan Tiket Harian di 10 Stasiun KRL Memberatkan Konsumen
Ada Kereta Cepat, Menhub Minta Jakarta-Surabaya Bisa Ditempuh 6 Jam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini