Kabar penumpukan penumpang KRL Stasiun Duri telah sampai ke telinga Menhub Budi

Kamis, 5 April 2018 09:13 Reporter : Merdeka
Kabar penumpukan penumpang KRL Stasiun Duri telah sampai ke telinga Menhub Budi Stasiun Sudirman Baru. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama pemangku kepentingan perkeretaapian akan membahas dan mengevaluasi jadwal dan jalur Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini sebagai penyebab membludaknya penumpang di Stasiun Duri yang dikeluhkan masyarakat pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri-Tangerang.

"Saya sudah instruksikan Ditjen Perkeretaapian dan PT KAI untuk menginventarisir dan mengevaluasi keluhan dari masyarakat terkait kereta Bandara Soekarno-Hatta," ujar Menhub Budi dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (5/4).

Jalur KA Bandara saat ini hanya memiliki jalur baru dari Stasiun Batu Ceper ke Bandara Soekarno-Hatta. Sementara dari Stasiun Batu Ceper, Tanah Abang dan Sudirman masih menggunakan jalur KRL.

Hal tersebut menyebabkan Kereta Bandara harus berbagi jalur dengan KRL. Oleh karenanya, Menhub Budi mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lapangan meninjau situasi yang terjadi.

"Saya perintahkan untuk meninjau langsung. Insya Allah Jumat nanti akan kami bahas dan rapatkan langsung di Stasiun Duri," sebut menhub.

Menhub Budi menambahkan saat ini keberadaan kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah dianggap mendesak karena jalan arteri maupun jalan tol dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat padat. Oleh karena itu, pengadaan kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah harus dilakukan, walaupun masih menggunakan rel eksisting.

"Dari hasil evaluasi nanti akan kita lihat bagaimana langkah kedepannya," pungkas Menhub Budi.

Reporter: Ilyas Praditya

Sumber: Liputan6

[bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini