Jumlah Investor Suku Bunga SBR005 di Dominasi Kaum Milenial

Jumat, 1 Februari 2019 14:47 Reporter : Dwi Aditya Putra
Jumlah Investor Suku Bunga SBR005 di Dominasi Kaum Milenial investasi. shutterstock

Merdeka.com - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman mencatat jumlah investor penawaran savings bond ritel (SBR) seri SBR005 telah mencapai 17 ribu. Di mana, penutupan masa penawaran SBR005 ini sudah dilakukan pada 24 Januari 2018 lalu.

"SBR005 kemarin itu kita bisa jaring kurang lebih 16.966 investor. 17.000 ribu investor lah kurang lebih investor yang membeli SBR kita," kata Luky saat ditemui di Jakarta, Jumat (1/2).

Dari total investor tersebut, Luky merincikan untuk generasi z sebesar 0,04 persen. Kemudian pembelian investor terbesar datang dari generasi milenial yakni mencapai sebesar 50,6 persen. Sementara, jumlah investor untuk generasi x tercatat sebesar 27 persen. Kemudian babby boomers 19,9 persen dan tradisonal sebesar 1,8 lersen.

"Generasi milenial itu luar biasa 50,6 persen di pembeli SBR kita kemarin di Januari. Jadi ini sesuai dengan target pembeli kita lebih banyak lagi basis investor khususnya menjaring generasi milenial sebagai potensial investor," kata Luky.

Di samping itu, apabila dilihat berdasarkan dari sisi volumenya, generasi milenial masih relatif kecil dibandingkan generasi baby boomers. Secara nominal, jelas baby boomers masih mendominasi dibandingkan generasi milenial.

"Dari segi volume tetap yah punya duit itu generasi baby boomers dia masih paling besar tapi dari segi orangnya paling banyak milenial," katanya.

Dia menyebut, dari segi volume generasi z di bawah 19 tahun tercatat sebesar 0,11 persen. Kemudian untuk generasi milenial usia rentang 19-39 tahun mencapai 16,74 persen. "Jadi yang beli di bawah 21 tahun juga ada nih ternyata," imbuhnya.

"Kemudian generasi x dengan usia 65-79 itu tercatat sebesar 35 persen. Baby boomers di atas 55 tahun itu kurang lebih 42 peesen. Yang lebih tua lagi di atas 74 tahun itu 5 persen," tambahnya.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menawarkan savings bond ritel seri SBR005. SBR005 tersebut menyasar kaum milenial dengan minimum pembelian sebesar Rp 1 juta dan maksimal sebesar Rp 3 miliar dengan sistem pemesanan secara online.

Direktur Surat Utang Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan, Loto Ginting, mengatakan launching SBR005 kali ini mengangkat tema kopi dan investasi.

"Hal ini karena kami melihat kopi dan berinvestasi sudah menjadi tren gaya hidup. Jadi kita berharap akan mendapat pemahaman bagaimana berinvestasi maupun mengenal lebih baik dari aspek berinvestasi," ujarnya di Giyanti Coffee. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini