Jumat Ini, PLN Gelar Rapat Umum Pemegang Saham

Rabu, 11 Desember 2019 10:41 Reporter : Anggun P. Situmorang
Jumat Ini, PLN Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Logo PLN. ©Istimewa

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat (13/12). Rapat tersebut akan melakukan perombakan susunan direksi dan komisaris.

Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Keuangan, Sumiyati dikabarkan akan menjadi salah satu komisaris PLN. Meski demikian, belum ada undangan resmi mengenai RUPS tersebut.

"Belum terima undangan resmi, tapi di dalam sudah dikabarkan hari Jumat, siap-siap RUPS, tapi hanya disuruh siap-siap tapi belum ada undangan," ujarnya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/12).

Sumiyati belum mau bicara banyak terkait penunjukan Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjadi Direktur Utama PLN. Menurutnya, sejauh ini belum ada informasi resmi.

"Tidak, kami tidak dapatkan informasi itu tahunya dari berita-berita, belum tahu, belum ada yang ngasih tahu, belum tahu informasi secara resmi," jelasnya.

Sumiyati menambahkan, untuk pengembangan bisnis PLN ke depan, pihaknya masih melakukan sejumlah kajian. Mengingat luas wilayah Indonesia begitu besar.

"Itu kan, kita kan bekerja sama semua komponen yang ada, walau berat memang. Ya karena wilayah NKRI kita seperti ini, beda dengan negara lain, luasnya luar biasa," paparnya.

1 dari 2 halaman

Rudiantara dan Darmawan Prasodjo Tak Hadiri RUPS PLN

Selain Rudiantara, Darmawan Prasodjo sebagai dikabarkan ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama PT PLN. Namun, Direktur Utama dan Wakil Direktur terpilih tidak akan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS hanya akan dihadiri oleh direktur dan komisaris yang lama.

"Biasanya yang baru itu tidak ada, yang diundang itu yang eksisting," ujarnya.

Sumiyati mengatakan, RUPS perusahaan milik negara tersebut akan dilaksanakan di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Jumat, 13 Desember mendatang. "RUPS di Kementerian BUMN. Kalau RUPS, owner ya, direksi," jelasnya.

Dia menambahkan, hingga kini belum ada nama resmi yang beredar di internal komisaris PLN untuk menempati jabatan Direktur Utama. Pihaknya masih fokus terhadap bisnis PLN. "Tidak ada, kita bisnis biasa saja kita jalankan," tandasnya.

2 dari 2 halaman

Perombakan Direksi PLN

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, dalam waktu dekat Kementerian BUMN selaku pemegang saham PLN akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), untuk mengukuhkan jajaran direksi baru PLN.

"Tinggal RUPSLB saja, RUPSLB dalam waktu dekat," kata Arya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).

Menurut Arya, agenda RUPSLB tersebut adalah menetapkan secara resmi Rudiantara sebagai Direktur Utama PLN, serta jajaran direksi baru setelah dirombak. Selain itu, Kementerian BUMN juga menetapkan Wakil Direktur Utama.

"Direksi juga banyak yang dirombak, ada Wakil Direktur Utama," tuturnya.

Arya mengungkapkan, komposisi porsi jajaran direksi PLN sebagian dari internal dan sebagian dari eksternal. Tujuan perombakan direksi tersebut adalah untuk memperkuat PLN dalam menjalankan bisnisnya.

"Untuk memperkuatlah, karena banyak isu di sana," tandasnya. [azz]

Baca juga:
PLN Wilayah Riau-Kepri Gandeng Polisi untuk Amankan Aset
BUMN: Dirut Baru Garuda Indonesia Disahkan Januari 2020
Menko Luhut: PLN Beruntung Dapat Rudiantara
Menko Luhut Beri Sinyal Darmono Akan Jadi Wakil Direktur Utama PLN
Direksi PLN Dirombak, Ada Jabatan Wakil Direktur Utama
Rudiantara Kandidat Kuat Jadi Dirut PLN

Topik berita Terkait:
  1. Kemenkeu
  2. PLN
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini