Jonan Sebut Tarif Listrik Belum Tentu Naik Meski Subsidi Energi di 2020 Dipangkas

Kamis, 12 September 2019 15:06 Reporter : Merdeka
Jonan Sebut Tarif Listrik Belum Tentu Naik Meski Subsidi Energi di 2020 Dipangkas Menteri ESDM raker di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyatakan tarif listrik belum tentu naik meski subsidi listrik telah disepakati ‎turun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) ‎2020. Kenaikan tarif listrik belum tentu terjadi, karena saat ini kondisi harga energi primer pembangkit yaitu batubara, minyak dan gas mengalami penurunan.

"Karena harga batubara rendah, gas juga turun,"kata Menteri Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (12/9).

Seperti diketahui, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020, awalnya Kementerian ESDM mengusulkan subsidi listrik Rp62,2 triliun namun dalam rapat Banggar DPR disepakati menjadi Rp54,8 triliun.

‎"Walaupun pengurangan subsidi, belum tentu menaikkan tarif listrik,‎" tuturnya.

Untuk diketahui, Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 sebesar USD 65,70 per ton, mengalami penurunan sebesar USD 6,97 per ton dari Agustus 2019 sebesar USD 72,67 per ton.

Sedangkan Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) Agustus 2019 ditetapkan sebesar USD 57,26 per barel, mengalami penurunan sebesar USD 4,05 per barel dari bulan sebelumnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini