Jonan: saat arus balik, pemudik jangan datang ke bandara mepet-mepet

Rabu, 6 Juli 2016 11:35 Reporter : Siti Nur Azzura
Jonan: saat arus balik, pemudik jangan datang ke bandara mepet-mepet Jonan blusukan ke bandara soeta. ©2014 merdeka.com/novita intan sari

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta pemudik pengguna transportasi umum pada arus balik mendatang datang ke bandara, terminal, atau pelabuhan lebih awal. Hal ini untuk menghindari penumpukan akibat pengetatan pemeriksaan keamanan bandara usai terjadi bom bunuh diri di Solo.

"Sekali lagi mohon sabar dan mohon hadir lebih awal. Kalau mepet-mepet nanti diperiksa bilangnya lama," jelasnya di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (6/7).

Menteri Jonan mengingatkan bahwa pemerintah telah menginstruksikan untuk memperketat pengamanan bandara. Pun, pada pelabuhan dan stasiun.

"Kalau memang ketentuannya 1 jam ya 1 jam sebelumnya hadir. Karena pemeriksaannya akan lebih ketat," kata Menteri Jonan.

"Saya sudah perintahkan harus diperiksa semua kendaraan. Termasuk petugasnya sebagian besar sudah terlatih untuk profile identification. Jadi dia bisa melihat kira-kira orang ini membahayakan atau tidak," imbuhnya.

Dengan demikian, Menteri Jonan meminta agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam meningkatkan keamanan di semua terminal transportasi. "Jadi masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam pengamanan transportasinya sendiri. Tidak bisa semua maunya aman tapi tidak diperiksa."

Sementara itu, General Manajer Angkasa Pura II Bandar Udara Halim Perdanakusuma A. Rasyid Jauhari menerangkan, sudah ada 104 personel anggota Tentara Nasional Indonesia ( TNI) Angkatan Udara dan Brimob yang diterjunkan untuk menjaga keamanan bandara.

"Tahap awal kita konsentrasi pada puncak mudik dan kita berharap sampai arus balik selesai. Tapi pengamanan akan tetap dilakukan selama operasional bandara," terang Rasyid. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini