Jonan jadi penanggung jawab turunkan waktu bongkar muat pelabuhan

Senin, 2 Maret 2015 18:19 Reporter : Saugy Riyandi
Jonan jadi penanggung jawab turunkan waktu bongkar muat pelabuhan Menhub Ignasius Jonan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah berencana memangkas waktu bongkar muat pelabuhan atau dwelling time menjadi 4,7 hari dari 8 hari. Untuk itu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan ditunjuk sebagai pemegang kendali otoritas pelabuhan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan penunjukan Jonan tersebut sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. Otoritas pelabuhan akan dipegang dan diperkuat oleh Mantan Dirut KAI tersebut.

"Dia lah yang mengendalikan semua kegiatan di pelabuhan sesuai UU Pelayaran," ujar dia di kantornya, Jakarta, Senin (2/3).

Tugas Jonan adalah menyiapkan otoritas pelabuhan untuk memantau kegiatan yang berkaitan dengan perizinan. Pergerakan perizinan pun akan dipantau secara online layaknya sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BKPM.

"Termasuk untuk sekiranya ada risiko-risiko. Namanya memberikan izin bea masuk, ada risiko barang itu benar atau tidak, barang itu terkontaminasi atau tidak," katanya.

Dengan begitu, penurunan waktu bongkar muat tersebut akan menurunkan biaya operasional logistik yang saat ini masih sangat tinggi. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dalam menurunkan biaya logistik nasional.

"National Single Window sudah ada, sekarang tinggal dioptimasi dan digarap bersama. Prinsipnya kementerian dan lembaga siap untuk melaksanakan arahan Presiden yaitu membuat ini lebih simpel sehingga biaya logistik nasional kita turun," pungkas dia. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini