Jokowi Telepon Menteri ATR saat Temukan Tambak Garam Tak Digarap di NTT

Senin, 20 Mei 2019 16:22 Reporter : Idris Rusadi Putra
Jokowi Telepon Menteri ATR saat Temukan Tambak Garam Tak Digarap di NTT Presiden Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Titin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menemukan ribuan hektare tambak garam di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang konsesinya dimiliki pihak swasta. Namun lahan tersebut namun tidak digarap dengan serius.

"Saya telepon Menteri ATR/BPN minta supaya itu diserahkan ke rakyat untuk dikerjakan," kata Jokowi saat peresmian Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, NTT, Senin.

Kepala Negara menyebutkan, ada lahan tambak garam ribuan hektare yang konsesinya dikuasai swasta namun tidak dikerjakan. "Ini yang saya perintahkan ke menteri, karena swasta tidak mengerjakan, kasih ke rakyat," katanya.

Dia menyebutkan pada Juli-Agustus 2019 nanti ada sebagian lahan garam yang dikelola rakyat dan akan panen.

Dari produksi garam itu, warga memperoleh pendapatan hingga Rp 15 juta per bulan yang bisa menambah kesejahteraan.

"Agustus nanti panen garam dan sertifikat lahannya kita berikan ke rakyat," kata Jokowi seperti dikutip dari Antara.

Jokowi mengatakan, saat ini dirinya tidak mempunyai beban apa apa sehingga untuk kepentingan rakyat bisa diputuskan dengan segera.

"Mungkin saya akan bolak balik ke sini untuk mengecek, mutusin. Dulu mungkin presiden hanya sekali dalam lima tahun ke sini. Saya gak tahu saya ke sini sudah berapa kali, ini karena begitu cintanya kepada NTT," kata Jokowi. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini