Jokowi Targetkan Tol Layang Cikampek Bisa Dilewati Saat Natal dan Tahun Baru

Senin, 23 September 2019 11:52 Reporter : Siti Nur Azzura
Jokowi Targetkan Tol Layang Cikampek Bisa Dilewati Saat Natal dan Tahun Baru Pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II sudah mencapai 96,5 persen. Sehingga ditargetkan bisa beroperasi pada akhir November 2019, dan bisa dilewati kendaraan saat Hari Natal 2019 dan tahun baru 2020.

"Jika tak ada aral melintang, Japek II ini akan beroperasi pada akhir November 2019 dan bisa dilewati kendaraan para pemudik Natal dan tahun baru 2020," kata Jokowi melalui akun instagramnya, Senin (23/9).

Dia berharap, apabila tol layang ini beroperasi, kemacetan panjang di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek akan berkurang. Dia juga meminta masyarakat untuk memaklumi kemacetan yang terjadi di ruas tol tersebut karena banyaknya pembangunan infrastruktur.

"Harap dimaklumi. Di jalur itu, lalu-lintas jalan tol agak terganggu oleh pekerjaan besar yang sedang kita laksanakan yakni pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II, Kereta Cepat Jakarta Bandung, dan kereta ringan LRT Jabodetabek," imbuhnya.

Dia menjelaskan, hari ini akan dilakukan uji beban menggunakan 16 truk dengan beban masing-masing 40 ton di atas tol terpanjang di Indonesia ini.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menganalisis berapa lama waktu tempuh yang dihemat dengan proyek ini. Menhub mengupayakan agar waktu tempuh bisa terkoreksi antara 30-60 menit.

"Bahwa mobil dari Jakarta menuju Bandung yang selama ini mungkin lebih dari empat jam, kita harapkan mereka kurang dari tiga jam. Oleh karenanya bagaimana itu bisa dicapai, kita harus merencanakan dengan baik," kata Budi di Tol Cikampek, Minggu (22/9).

Dia menjelaskan, waktu tempuh bisa hemat karena terbantu dibersihkannya alat infrastruktur yang selama ini membuat macet. Tol ini juga bisa membantu mereka yang ingin pergi ke Bandara Kertajati.

Meski demikian, masih belum bisa mengungkapkan terkait tarif dari tol layang ini. Sebab, perlu ada simulasi lebih lanjut untuk integrasi tarif di gerbang tol Cikampek serta mengingat interest para stakeholder. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini