Jokowi Soal Jabatan Ahok di BUMN: Masih Dalam Proses

Kamis, 14 November 2019 11:46 Reporter : Merdeka
Jokowi Soal Jabatan Ahok di BUMN: Masih Dalam Proses Presiden jokowi. ©2017 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih mengikuti seleksi untuk menjadi bos di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut dia, Ahok bisa menjadi komisaris ataupun direksi.

"Bisa dua-duanya. Ini pake proses seleksi. Masih dalam proses," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/11).

Meski demikian, Jokowi tak menjawab tegas saat ditanya awak media apakah Ahok menjadi direksi BUMN atas usulan dirinya. Dia tak mau menjawab banyak sebab saat ini Ahok harus menjalani proses seleksi terlebih dahulu.

"Ini kan masih proses seleksi," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga tak mau menjawab saat ditanya soal penempatan Ahok di BUMN. Dia meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Itu sangat teknis, tanyakan ke menteri BUMN," ucap Jokowi.

Saat ditanya soal peluang mantan rekan kerjanya itu menjadi bos BUMN, Jokowi menyinggung soal kinerja Ahok selama ini. Ahok diketahui merupakan wakil gubernur saat Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI pada 2012 silam.

"Kita tahu kinerjanya. Nanti penempatan nya di mana, itu proses seleksi yang ada di Kementerian BUMN," jelas Jokowi.

1 dari 2 halaman

Belum Tentu Jadi Dirut

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin membenarkan bahwa Erick Thohir dan Ahok membahas isu BUMN. Dia pun menyebut memang ada penugasan bagi Ahok.

"Betul memang Pak Ahok dipanggil Pak Erick mereka berbicara mengenai BUMN. Rencananya memang ada tugas yang diberikan ke beliau (Ahok)," ujar Budi pada Rakornas 2019 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Mantan Direktur Utama (dirut) Inalum itu belum mau menjawab sektor mana yang akan Ahok pimpin atau kapan jadwal pengumumannya, namun dia menyebut Ahok belum tentu menjadi dirut.

"Membantu BUMN kan banyak tempatnya, kan enggak hanya dalam posisi sebagai dirut," ucap Budi.

2 dari 2 halaman

Alasan Ahok Masuk BUMN

Secara pribadi, Budi menyebut Ahok merupakan salah satu putra terbaik bangsa. Dia pun percaya Ahok layak diberikan kesempatan.

Ketika ditanya apakah penunjukan Ahok atas permintaan Presiden Joko Widodo, Budi berkata sang presiden memang menginginkan putra-putri terbaik bangsa untuk meningkatkan performa ekosistem BUMN.

"Kita membutuhkan banyak talent-talent, putra-putri terbaik bangsa untuk bisa bergabung dengan BUMN (untuk) menjalankan amanah presiden yang disampaikan oleh Pak Menteri," ujar Budi.

Reporter: Lisza Egeham

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Waketum Gerindra Nilai Ahok Cocok Jadi Dirut BUMN, Tantangannya Hadapi Mafia Rente
Jika Jadi Dirut BUMN, Ahok Diminta Ubah Gaya Komunikasi
Perjalanan Bisnis dan Politik Ahok yang Bakal Jadi Bos BUMN Strategis
Wamen BUMN: Ahok Belum Tentu Jadi Dirut
Kursi Empuk untuk Ahok di BUMN
Mau Jadi Bos BUMN, Ahok Harus Keluar dari PDIP

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini