Jokowi Sebut Sistem Penyaluran Subsidi Pupuk, BBM dan LPG 3 Kg Harus Diperbaiki

Jumat, 16 Agustus 2019 14:52 Reporter : Merdeka
Jokowi Sebut Sistem Penyaluran Subsidi Pupuk, BBM dan LPG 3 Kg Harus Diperbaiki Presiden Jokowi. ©2017 Biro Pers Istana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan memperbaiki penyaluran subsidi energi dan pupuk, sehingga benar dinikmati rakyat yang membutuhkan.

Jokowi mengatakan, subsidi energi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), listrik, Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg,
serta subsidi pupuk, terus diperbaiki agar tepat sasaran.

"Agar efektif membantu rakyat yang kurang mampu," kata Jokowi dalam pidato Sidang DPR RI RAPBN 2020, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8).

Terkait dengan subsidi pupuk, menurut Jokowi penyaluran subsidi pupuk tepat sasaran akan meningkatkan produktivitas petani dan meningkatkan daya saing ekonomi.

"Agar menjaga efisiensi dan daya saing ekonomi, serta meningkatkan produktivitas petani," tuturnya.

Dalam Asumsi Dasar Sektor Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2020 volume BBM Subsidi diusulkan sebesar 16,14 juta kilo liter (KL), terdiri dari subsidi minyak solar 15,58 juta KL dan minyak tanah sebesar 0,56 juta KL.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan APBN 2019 yang ditetapkan 15,11 juta KL, di mana volume minyak tanah 0,61 juta KL dan minyak solar 14,5 juta KL.

Sedangkan volume LPG bersubsidi, diusulkan sebesar 6,978 juta metrik ton atau sama dengan volume kuota 2019.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini