Jokowi Minta Infrastruktur Penunjang Wisata Labuan Bajo Rampung Tahun Ini

Senin, 20 Januari 2020 16:40 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Infrastruktur Penunjang Wisata Labuan Bajo Rampung Tahun Ini Jokowi di Labuan Bajo. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana meningkatkan geliat bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rencana itu dimulai dengan membangun pusat industri kreatif (creative hub) di kawasan Puncak Waringin, Kabupaten Labuan Bajo. Tak hanya memfasilitasi, Jokowi pun mau membina para pelaku UMKM di daerah tersebut agar usahanya bisa terus berlanjut.

"Ini juga nanti Waringin ini akan jadi creative hub di mana UKM akan disajikan di sini. Tapi juga akan ada training-training yang berkaitan dengan pariwisata, dengan usaha kecil usaha mikro," ujar Jokowi saat berkunjung ke Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT, Senin (20/1).

"Dalam semua hal memang harus kita injeksi, kita berikan training agar packaging, kemasan brand setiap produk itu naik," imbuhnya.

Selain itu, dia juga meminta segala penataan infrastruktur penunjang wisata di Labuan Bajo selesai akhir tahun ini. Salah satunya pemisahan pelabuhan peti kemas dari pelabuhan penumpang ke Wae Kelambu.

"Nanti pelabuhan ini, container-container itu akan bersih, ditarik ke 10 km dari sini, di Wae Kelambu. Insya Allah akhir tahun ini selesai, sedikit demi sedikit ditarik ke sana, dan ini akan direvitalisasi dengan desain yang sudah disiapkan sehingga wajah muka ke arah laut semuanya akan berubah dari ujung sampai ke hotel. Semuanya akan berubah total," tuturnya.

"Landscape-landscape dari kota ini juga akan dirubah dengan diperbanyak taman-taman, bunga-bunga flamboyan. Mungkin bougenville, semuanya. Ini akan berubah, dan juga termasuk Goa Cermin," Jokowi menandaskan.

1 dari 1 halaman

Uni Emirat Arab Tertarik Investasi

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah terus membenahi Labuan Bajo sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas guna membuka pintu bagi investor asing.

"Nah, dari infrastruktur yang diperbaiki, dari landscape yang diperbaiki, dari tata ruang yang diperbaiki, dari pelabuhan yang diperbaiki, itu akan memberikan andil bagi ketertarikan investasi, termasuk ke sini," jelasnya di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Senin (20/1).

Menurut informasinya, beberapa investor di antaranya sudah memberikan lampu hijau untuk menanamkan modalnya ke Labuan Bajo. Namun, Jokowi tak bisa menyebutkan secara spesifik siapa saja karena belum ada penandatanganan.

Jokowi menambahkan, investasi tersebut datang baik dari dalam maupun luar negeri. "Ada yang dari domestik, ada yang dari asing," ungkap dia.

Jokowi pun membenarkan, salah satu investor berasal dari Uni Emirat Arab (UEA), yang beberapa waktu lalu telah menjalin kesepakatan dengan Indonesia dengan proyek senilai USD 22,8 miliar. "Dari sana (UEA) juga ada," sambungnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Jokowi Targetkan Pelabuhan Multifungsi Labuan Bajo Selesai Akhir 2020
Jokowi Minta Gubernur NTT Selesaikan Sengketa Lahan di Labuan Bajo
Presiden Jokowi Sebut Uni Emirat Arab Akan Investasi ke Labuan Bajo
Jokowi Siapkan Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah Pertemuan G20 dan ASEAN Summit di 2023
Presiden Jokowi Inginkan Jadi Wisata Super Premium, ini Sederet Masalah Labuan Bajo
Percantik Labuan Bajo, PUPR Siapkan Dana Pembangunan Rp979 M Target Selesai Desember

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini