Jokowi: Indikator Ekonomi Makro Harus Dikalkulasi dengan Cermat dan Realistis

Selasa, 28 Juli 2020 10:06 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi: Indikator Ekonomi Makro Harus Dikalkulasi dengan Cermat dan Realistis Presiden Joko Widodo. YouTube @Sekretariat Presiden ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri agar mengkalkulasi angka-angka ekonomi makro dengan cermat, serta mempertimbangkan kondisi dan proyeksi saat ini.

"Angka-angka indikator ekonomi makro harus betul-betul di kalkulasi dengan cermat hati-hati optimis tapi juga harus realistis dengan mempertimbangkan kondisi dan proyeksi terkini," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Rancangan Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021, Selasa (28/7).

Tidak hanya itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga meminta agar para menteri bisa memastikan pada 2021 proyeksi berjalan dengan baik. Sehingga APBN bisa difokuskan untuk kegiatan pemulihan ekonomi.

"Kita juga harus memastikan 2021 dan juga pelebaran defisit untuk APBN 2021 yang difokuskan dalam rangka pembiayaan pemulihan ekonomi," ungkap Jokowi.

Tidak hanya itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berharap di APBN 2021 bisa digunakan untuk penguatan transformasi di berbagai sektor. Mulai dari kesehatan, pangan, energi, hingga digital.

"Penguatan transformasi di berbagai sektor, terutama transformasi kesehatan, pangan, energi, pendidikan dan juga percepatan transformasi digital," jelas Jokowi. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini