Jokowi harap keramba jaring apung beri nilai tambah sektor perikanan RI

Selasa, 24 April 2018 13:40 Reporter : Siti Nur Azzura
Jokowi harap keramba jaring apung beri nilai tambah sektor perikanan RI Joko Widodo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau langsung keramba jaring apung (KJA) yang berada di Samudera Hindia, sekitar delapan mil dari bibir pantai Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Jokowi mengatakan Keramba Jaring Apung merupakan lompatan teknologi dan masa depan perikanan Indonesia. Program ini bertujuan untuk menggenjot produksi komoditas ikan kakap putih secara signifikan.

"Kita harapkan jadi sebuah lompatan kemajuan, terobosan pertama di Indonesia. Cikal bakal berlipat gandanya nilai tambah budi daya perikanan Indonesia," kata Jokowi dikutip Antara, Selasa (24/2).

Menurutnya, dengan teknologi KJA ini sebanyak 1,2 juta penebaran benih ikan dapat menghasilkan 816 ton per tahun per unit, lebih banyak dibanding keramba jaring apung biasa yang produksinya mencapai 5,4 ton per tahun per unit. Tak hanya itu, teknologi KJA ini juga akan melibatkan antara 215 dan 250 orang.

"Ini baru satu yang dibangun di sini (Pangandaran). Nanti juga akan dikembangkannya dua lagi. Yang dua juga sudah dibangun di Sabang dan Karimun Jawa," imbuhnya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden dan Menteri Susi juga melepas benih ikan kakap putih ke dalam keramba jaring apung tersebut. Teknologi KJA offshore fokus dikembangkan di tiga kawasan strategis, yakni perairan Kepulauan Karimunjawa-Jawa Tengah, Pangandaran-Jawa Barat, dan Pulau Sabang-Aceh.

Keramba jaring apung lepas pantai (offshore) memiliki beberapa keunggulan, yaitu tahan terhadap gelombang dan memiliki ketahanan lebih dari 10 tahun. Cukup efektif digunakan dalam budidaya ikan karena mudah dalam pemasangan maupun pelepasan jaring, memiliki beragam konfigurasi dalam pengoperasiannya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini