Jokowi Disarankan Lakukan Reshuffle Kabinet Sebelum Pelantikan Oktober Mendatang

Senin, 15 Juli 2019 16:02 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Jokowi Disarankan Lakukan Reshuffle Kabinet Sebelum Pelantikan Oktober Mendatang Jokowi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah memaparkan visi dan misi untuk Indonesia lima tahun ke depan. Salah satunya adalah bahwa kabinet selanjutnya membutuhkan menteri-menteri yang berani melakukan berbagai terobosan dan inovasi.

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menilai Jokowi saat ini sudah seharusnya segera melakukan reshuffle kabinet. Sebab pidato tersebut secara tidak langsung menunjukkan rasa ketidakpuasan terhadap kinerja birokrasi periode pertama.

"Soal pidato Pak Jokowi ini sebenarnya bisa dikatakan cukup normatif dan nantinya menunjukkan juga ketidakpuasan terhadap kinerja birokrasi dan menteri pada periode pertama," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (15/7).

Oleh sebab itu, Jokowi disarankan melakukan perombakan kabinet bahkan sebelum dilantik sebagai Presiden terpilih pada Oktober mendatang. Hal itu dianggap penting dilakukan sebab dapat menjadi sinyal positif bagi para investor.

"Sebenarnya butuh menteri - menteri yang berani nah ini juga ditunggu oleh investor dan pelaku usaha makanya ini sinyal sebaiknya pak Jokowi melakukan reshuffle bahkan sebelum pelantikan bulan Oktober," ujarnya.

Menteri-menteri yang dianggap tidak berani oleh Presiden, lanjutnya, harus dibuang sebelum pembentukan kabinet baru.

"Artinya, menteri - menteri yang dianggap tidak berani, lambat dan bekerja linier, tidak ada bekerja cepat seperti yang Pak Jokowi inginkan ini yang harus diganti secepatnya," tutupnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini