Jokowi: Diibaratkan orang sakit kita baik semua, tapi kok tidak bisa lari cepat

Jumat, 5 Januari 2018 15:33 Reporter : Supriatin
Presiden Jokowi. ©2017 Biro Pers Istana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat terbatas soal Peningkatan Investasi dan Perdagangan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/1). Dia berpesan agar menteri kabinet kerja bekerja optimal di tahun ini.

"Kemarin juga sudah saya sampaikan bahwa kita ini kalau diibaratkan orang sakit kita ini baik semuanya. Kolesterol baik, jantung baik, paru-paru baik, darah tinggi juga tidak ada tapi kok tidak bisa lari cepat. Ini problemnya yang harus dicari tidak perlu tapi kita harus mencari itu problemnya ini di mana," kata Jokowi.

Dia menekankan kepada menteri terkait untuk fokus pada investasi dan perdagangan. Selain itu, para pembantunya juga diminta mencari akar persoalan jika terdapat kendala dalam mempermudah investasi dan perdagangan.

"Saya ingin fokus dan konsentrasi lagi pada investasi dan ekspor. Baik industri, ESDM, kesehatan, pertahanan, pertanian, kelautan perikanan, semuanya harus satu garis dan satu arah," tegasnya.

Jokowi menuturkan, kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia terus membaik. Itu ditandai dengan peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB) Indonesia naik dari 120 di tahun 2014 menjadi peringkat 72 pada 2017.

Selain itu, meningkatnya kepercayaan dunia internasional bisa dilihat dari peringkat investment grade. Perlu diketahui, Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P), Fitch Ratings, dan Moody's menaikkan peringkat Indonesia menjadi BBB dengan outlook stabil.

Naiknya peringkat investment ini dipengaruhi beban utang pemerintah yang rendah, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik, dan eksposur pemerintah yang terbatas atas risiko sektor perbankan.

"Ini lonjakan yang sangat besar," ucapnya. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.