Jokowi Ajak Korsel Hadiri Indo-Pasifik Connectivity and Infrastructure Forum 2020

Selasa, 26 November 2019 16:08 Reporter : Merdeka
Jokowi Ajak Korsel Hadiri Indo-Pasifik Connectivity and Infrastructure Forum 2020 Presiden Jokowi. ©2017 Biro Pers Istana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pemerintah Korea Selatan untuk menghadiri penyelenggaraan Indo-Pasifik Connectivity and Infrastructure Forum yang rencananya digelar di Jakarta. Dia meyakini, kehadiran pemerintah negeri ginseng tersebut dapat memperkuat kemitraan kedua negara di bidang hard connectivity atau infrastruktur.

"Saya yakin hasil dari Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum ini akan memperkuat kemitraan kita di bidang hard connectivity," kata Jokowi saat berbicara pada ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Selasa (26/11).

Menurut dia, ASEAN dan Korea Selatan memiliki dasar yang kuat untuk memajukan kerja sama konektivitas, antara lain melalui ASEAN Outlook on Indo-Pacific dan kebijakan baru Korea Selatan, New Southern Policy. Dia menyebut kedua hal itu harus diperkuat.

Selain infrastruktur, dia juga menekankan pentingnya kerja sama yang terkait dengan konektivitas antar manusia. Jokowi menjelaskan ada tiga hal yang harus diperkuat, yakni hubungan antar masyarakat itu sendiri, hubungan antar pelajar atau mahasiswa, dan kolaborasi para pengusaha.

"Mari kita terus bekerja sama baik di bidang hard connectivity maupun soft connectivity," ucapnya.

1 dari 1 halaman

ASEAN Culture House

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengapresiasi peran penting ASEAN Culture House di Busan yang terus berupaya meningkatkan konektivitas antar masyarakat. Hal itu, kata dia, bisa dilakukan melalui bebas visa kunjungan.

"Ke depan, kita dorong konektivitas antar masyarakat melalui bebas visa kunjungan dalam mendukung target 15 juta pertukaran masyarakat ASEAN-Korea," tutur Jokowi.

Dalam forum tersebut, dia yakin bahwa anak-anak muda, pelajar, ilmuwan, dan para periset dari ASEAN dan Korea akan menjadi jangkar kemitraan ke depan. Jokowi lantas menceritakan pertemuannya dengan para ilmuwan Indonesia yang belajar dan bekerja di Korea, Senin kemarin.

Dia menjelaskan bahwa para ilmuwan tersebut mayoritas berusia sangat muda dan memiliki keahlian di bidang-bidang strategis. Misalnya, nano technology, Artificial Intelligence dan Mobile medical healthcare.

"Saya kagum terhadap kemampuan mereka. Setelah bertemu mereka, saya semakin menghargai pentingnya kerja sama di bidang Pendidikan untuk anak-anak muda kita. Kerja sama ini harus terus diperkuat," tegas Jokowi.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Kunjungan Kerja ke Turki, Menhan Prabowo Bahas Kerjasama Industri Pertahanan
Hari Keempat di Korea Selatan, Ini Agenda Presiden Jokowi
Jokowi Terima Kasih Presiden Korsel Selamatkan WNI Tenggelam di Jeju
Indonesia-Korea Selatan Teken Kerja Sama Teknik Pemindahan Ibu Kota
Bertemu CEO Perusahaan Besar Korsel, Jokowi Janji Permudah Izin Investasi
Jokowi Minta ASEAN-Korea Selatan Siapkan Terobosan Hadapi Resesi Ekonomi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini