Jika Syarat ini Terpenuhi, Sri Mulyani Siap Cairkan Rp7,5 T untuk Garuda Indonesia

Jumat, 1 Juli 2022 13:39 Reporter : Anisyah Al Faqir
Jika Syarat ini Terpenuhi, Sri Mulyani Siap Cairkan Rp7,5 T untuk Garuda Indonesia Raker Komisi II DPR dan pemerintah menetapkan daerah otonomi baru Papua. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, akan memberikan dana Rp 7,5 triliun untuk menyelamatkan PT Garuda Indonesia Tbk. Dengan catatan, jika semua kreditur menyetujui proposal restrukturisasi yang diajukan.

"Kita akan memberikan penyelamatan Garuda sebesar Rp 7,5 triliun kalau sudah disetujui dengan 365 perwakilan kreditur," kata Menteri Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/7).

Saat ini baru 347 atau 95,07 persen dari 365 kreditur yang menyetujui proposal permohonan restrukturisasi utang Garuda. Sehingga Garuda harus berupaya mendapatkan persetujuan dari kreditur agar dana dari pemerintah bisa dicairkan.

"Ini capaian yang bisa memberikan jalan baru untuk Garuda agar bisa kembali terbang dan sehat," kata Menteri Sri Mulyani.

2 dari 2 halaman

Rekomendasi BPK

rev1

Sebelumnya, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Isma Yatun menemukan sisa dana investasi pemerintah dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2020 dan 2021 kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp7,5 triliun tidak dapat disalurkan.

BPK pun merekomendasikan pemerintah untuk melakukan pengembalian sisa dana investasi pemerintah kepada maskapai pelat merah tersebut ke kas umum negara.

"Atas permasalahan ini BPK merekomendasikan pemerintah, antara lain agar mengembalikan sisa dana investasi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional kepada PT Garuda Indonesia sebesar 7,5 triliun ke rekening kas umum negara," ujarnya.

Sebagai informasi, sisa dana cadangan PEN Garuda sebesar Rp 7,5 triliun telah disetorkan ke negara. Dana penyelamatan Garuda Indonesia yang diberikan pemerintah akan berupa Penyertaan Modal Negara (PMN).

[bim]

Baca juga:
Erick Thohir: Bersih-Bersih BUMN Tak Sekadar Penegakan Hukum, tapi Perbaikan Sistem
Garuda Indonesia Ubah Model Bisnis, Fokus ke Penerbangan Domestik dan Kargo
Fokus Raup Untung, Garuda Indonesia Sasar Pasar Penerbangan Murah
Usai Menang PKPU, Garuda Indonesia akan Tambah 70 Unit Pesawat Hingga Akhir 2023
Turun 50 Persen, Utang Garuda Indonesia Tersisa Rp 75,6 T Usai Restrukturisasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini