Jepang pasrah Indonesia pilih China dalam proyek kereta cepat

Selasa, 29 September 2015 18:44 Reporter : Idris Rusadi Putra
Jepang pasrah Indonesia pilih China dalam proyek kereta cepat kereta cepat jepang. ©blogspot.com

Merdeka.com - Pemerintah Jepang mengakui akan mundur dalam megaproyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Mendapat pukulan berat, mereka ikhlas memberikan proyek tersebut pada China.

Dilansir dari Kyodonews, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pihaknya akan mengambil untung dari sisi lain yaitu ekspor infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan telah bertemu dengan Kepala Bappenas, Sofyan Djalil di Tokyo. Menurutnya, Indonesia berencana menyambut China dalam proyek ini.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia dan China kembali menindaklanjuti rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Kerjasama ini termasuk pengembangan produksi bersama gerbong kereta api berorientasi ekspor.

"Kami tindaklanjuti kembali, dan dibahas berbagai hal terkait kereta api cepat sehingga kita dapat selesaikan segera kesepakatannya, dan kereta api cepat tersebut dapat segera dibangun," kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Beijing seperti dilansir Antara, Jumat (18/9).

Menurut Rini, China menyanggupi persyaratan yang ditetapkan Indonesia dalam pembangunan kereta api cepat, yakni bahwa pembangunannya dilakukan murni secara bisnis (b to b) tanpa jaminan atau pendampingan pemerintah, serta tidak menggunakan APBN.

"Mereka bahkan setuju untuk ikut membangun stasiun-nya, disertai alih teknologi. Sehingga karena ini dilakukan secara 'b to b', maka harus ada keuntungan yang kita dapat, termasuk alih teknologi," tutur Rini. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini