Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Hingga BBM Aman

Kamis, 25 April 2019 14:41 Reporter : Dwi Aditya Putra
Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Hingga BBM Aman Darmin Nasution. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait, untuk memastikan sejumlah harga di sektor pangan, transportasi, hingga, Bahan Bakar Minyak (BBM) terkendali pada saat Ramadan dan Lebaran.

Dalam rapat kali ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dia mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana persiapan menjelang lebaran dari berbagai aspek. Sebab, beberapa sektor pangan, transportasi, hingga BBM akan mempengaruhi inflasi.

"Di rapat kali ini, pertama membahas tentu saja ada hubungannya dengan inflasi. Kita tidak hanya fokus membahas pangan, tapi juga soal perhubungan dan BBM menjelang puasa dan Idul Fitri," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4).

Menko Darmin mengatakan secara umum komoditas pangan utama seperti beras saat ini relatif stabil. Hal tersebut tidak terlepas dari akan datangnya panen raya pada Mei 2019 mendatang.

"Pada dasarnya barang-barang kebutuhan yang paling utama itu kelihatannya praktis tidak ada masalah yang berarti harga beras stok beras dan panen sudah mulai," katanya.

Di sektor perhubungan sendiri, sorotan utama adalah pada tiket pesawat yang masih mahal. Sehingga ini menjadi fokus perhatian pemerintah lantaran sudah membebani konsumen konsumen dan sektor pariwisata.

"Kita sudah bicarakan tadi bahwa perlu ada aturan yang jelas mengenai batas atas dan bawah itu jangan supaya di pacu oleh semuanya. Karena biasanya pada bulan Idul Fitri dia naik lagi," katanya.

Sedangkan untuk ketersediaan BBM menurut Menko Darmin sudah tidak ada masalah. Dari sisi stok maupun pos penyalurannya sudah disiapkan dengan baik. "Stok ketersediaan tidak ada persoalan kita cukup sehingga kita tidak melihat ada masalah serius mengenai BBM dan sebagainya."

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri stok BBM masih dalam batas aman dan terkendali. Untuk jenis premium, memiliki ketahanan stok sampai 27 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 20 hari, Pertamax Turbo hari.

Kemudian untuk jenis Solar/Bio memiliki ketahanan stok mencapai 24 hari, Pertamina Dex 47 hari, Avtur 28 hari. Selanjutnya, untuk LPG sendiri normal sebanyak 363 ribu metric ton yang mampu memenuhi kebutuhan untuk 18 hari. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini