Jelang Pengumuman Neraca Perdagangan, IHSG Diramal Bergerak Melemah

Senin, 16 September 2019 06:30 Reporter : Merdeka
Jelang Pengumuman Neraca Perdagangan, IHSG Diramal Bergerak Melemah Pasar saham IHSG Indonesia. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah di awal pekan. Dari sisi teknikal, pola downward (penurunan) mengindikasikan pelemahan indeks.

Riset PT Binaartha Parama Sekuritas menjelaskan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

"IHSG akan ditransaksikan ke zona merah di rentang support 6.311 dan resistance 6.404," papar Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji di Jakarta, Senin (16/9).

Setali tiga uang, Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, indeks menunjukkan potensi pelemahan dalam jangka pendek.

Menurutnya, investor akan mencermati data perekonomian khususnya dari dalam negeri pada rilis data neraca perdagangan bulan Agustus oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Secara teknikal pergerakan IHSG bergerak di sekitar area overbought dan membentuk deadcross pada indikator stochastic," ujarnya.

"Sebab itu, kami memprediksi IHSG akan tertekan di level support 6.286-6.311 dan resistance di level 6.368-6.400," lanjut dia.

Dalam tren bearish di pasar saham, Christoper menyarankan investor agar mengoleksi saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sementara itu, Nafan Gustama merekomendasikan saham di IHSG antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), serta saham PT Elnusa Tbk (ELSA). [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini