Jelang lebaran, daging sapi India masuk tanpa izin?

Jumat, 10 Agustus 2012 14:46 Reporter : Pandasurya Wijaya
Harga Daging Sapi. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menjelang hari raya Idul Fitri, berhembus kabar bahwa daging sapi asal India akan beredar di pasar dalam negeri. Padahal, pemerintah tidak memberi izin untuk impor daging sapi asal India.

Daging sapi ilegal asal India yang berpotensi membawa penyakit, dikabarkan akan masuk pasar di daerah Pulogadung, Jakarta Timur.Daging tersebut diperkirakan masuk ke Jakarta melalui Kalimantan Barat atau Pelabuhan Tanjung Priok pada 25 Juli lalu. Pada 31 Juli, daging yang dikabarkan diselundupkan sebanyak 2 kontainer atau seberat 64 ton telah dipindahkan ke Pulo Gadung.

Daging impor asal India ini diyakini harganya lebih murah dari daging asal Australia dan Selandia Baru yang memang diizinkan masuk ke Indonesia.Kementerian Perdagangan bereaksi keras atas kabar tersebut.

"Saya kira kalau tidak sehat tentu Badan karantina akan mendeteksi," ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo di Jakarta, Jumat (10/8).

Dengan beredarnya kabar tidak sedap tersebut, Gunaryo meminta masyarakat lebih waspada dan cerdas membedakan mana daging sapi yang layak dikonsumsi dan mana yang tidak layak.

"Kalau daging itu masuk pasar ya konsumen harus cerdas, jangan tergiur pedagang daging yang tidak punya lapak," tegasnya.

Dia menegaskan, pemerintah tidak pernah memberi izin impor daging sapi asal India. Sampai saat ini daging sapi impor yang dibolehkan masuk Indonesia hanyalah daging sapi impor asal Australia dan Selandia Baru. [oer]

Topik berita Terkait:
  1. Kemendag
  2. Daging Sapi
  3. Ekspor Impor
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.