Jawaban Mendes Eko Soal 191.000 Km Jalan Desa Dituding Setara 4,8 Kali Keliling Bumi

Rabu, 20 Februari 2019 17:01 Reporter : Dwi Aditya Putra
Jawaban Mendes Eko Soal 191.000 Km Jalan Desa Dituding Setara 4,8 Kali Keliling Bumi Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo soal jalan desa. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Presiden Nomor Urut 02, Joko Widodo (Jokowi) menyebut selama masa pemerintahannya telah membangun 191.000 kilometer (Km) jalan di desa. Hal itu disampaikan saat debat kedua capres beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu pun menjadi heboh di kalangan masyarakat menyusul cuitan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang heran lantaran berdasarkan perhitungannya, 191.000 Km sama dengan 4,8 kali keliling bumi.

Menanggapi itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mencoba meluruskan apa yang tengah beredar di masyarakat. Menurutnya, bukan tidak mungkin selama 4 tahun pemerintahan Jokowi mampu membangun jalan desa yang mencapai sekitar 191.000 Km.

"Selama empat tahun bangun jalan saja 191.000 Km jalan desa. Itu pakai sim salabim tidak itu bikin 191.000 jalan? Kita mesti tahu Indonesia itu negara besar," jelas Mendes Eko saat ditemui usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Desa Tahun 2019, di Jakarta, Rabu (20/2).

Mendes Eko menjelaskan, dari total 191.000 Km jalan yang terbangun tersebut berasal dari pembangunan seluruh desa yang ada di Indonesia. Di mana, terdapat sebanyak 74.957 desa dari seluruh kota dan kabupaten provinsi. Rata-rata setiap satu desa mampu membangun jalan sekitar 2,5 Km selama empat tahun.

"Indonesia mempunyai 74.957 desa. Jadi kalau 191.000 Km dibagi 74.957 desa dalam 4 tahun ini setiap desa rata rata membangun kira kira 2,5 km per 4 tahun. Jadi per tahunnya cuma 625 meter. Jadi memang orang desa bangun 625 meter tidak perlu sim salabim lah," paparnya.

Mendes Eko meminta agar persoalan ini tidak terlalu dibesar-besarkan. Sebab, apa yang dilakukan pemerintah selama ini pun bertujuan untuk pemerataan pembangunan desa. Dengan begitu, seluruh masyarakat desa dapat menikmati dampak dari pembangunan yang dilakukan pemerintah melalui dana desa.

Diketahui, sejak 2015-2018 pemerintah telah mengalokasikan sebesar Rp 187 triliun. Kemudian pada tahun 2018 ditambah menjadi Rp 70 triliun sehingga dalam lima tahun, pemerintah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 257 triliun. Salah satu programnya ialah pembangunan jalan.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini