Jangan Panik, Berikut Tips Selamatkan Bisnis yang Hampir Bangkrut Akibat Corona

Rabu, 10 Juni 2020 07:00 Reporter : Merdeka
Jangan Panik, Berikut Tips Selamatkan Bisnis yang Hampir Bangkrut Akibat Corona Bisnis. ©2014 Merdeka.com/esellermedia.com

Merdeka.com - Mewabahnya virus corona telah berdampak bagi banyak bisnis, baik yang besar hingga yang kecil. Beberapa di antaranya mengalami kerugian bahkan ada yang gulung tikar karena menurunnya jumlah permintaan.

Tetapi jangan panik dulu, berikut tips mengatasi usaha Anda yang di ambang kebangkrutan, dilansir dari Laman Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM), lpdb.id.

Atur Kembali Keuangan Anda

Anda tak perlu belajar manajemen secara mendalam, tetapi Anda harus cukup teliti dan tekun untuk membuat laporan keuangan setiap harinya. Catatlah pengeluaran dan pemasukan walau sekecil apapun. Jangan tunda untuk melakukan hal tersebut karena akan sangat berbahaya jika menjadi kebiasaan yang pada akhirnya membuat Anda kebingungan karena kehilangan catatan cash flow Anda.

Jangan Cepat Tergoda Usaha Lain

Apabila Anda memperoleh keuntungan yang besar di awal usaha Anda, jangan berpuas diri dan menganggap sudah menguasai pasar. Usaha yang baru muncul itu biasanya baru memancing perhatian masyarakat luas sehingga keuntungan tersebut adalah pembelian pertama dari pelanggan Anda.

2 dari 2 halaman

Jangan Tergoda untuk Membelanjakan Keuntungan Anda

Tunggu lah sampai keuntungan usaha Anda stabil dan usaha Anda mempunyai pelanggan tetap. Ingatlah bahwa keuntungan yang Anda kejar yakni untuk jangka panjang.

Buat Dua Dompet yang Berbeda

Ini menjadi kesalahan umum para pebisnis pemula, yaitu mencampur keuangan pribadi dengan uang usaha. Ini memang terdengar sepele tetapi akan menjadi tidak sehat jika Anda sudah menggantungkan seluruh kebutuhan Anda kepada keuntungan usaha Anda. Akibatnya, keuntungan yang seharusnya bisa diputar menjadi modal usaha habis untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Siapkan Strategi yang Efektif dan Efisien

Jika Anda telah memiliki keleluasaan modal, jangan buru-buru membuka cabang baru atau mengembangkan usaha Anda. Cabang baru berarti butuh dana promosi baru. Lebih baik pastikan dulu keuntungan yang Anda raih ini sudah stabil dan berlangsung untuk jangka panjang.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Ingin Untung Besar, Strategi Bisnis Online di Tengah Pandemi Ini Patut Diterapkan
Tips Kelola Uang Bisa Pensiun Usia 30-an Tahun
Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Cari Kerja Saat Anda Dirumahkan
Lakukan 5 Prinsip Dasar Keuangan Agar Anda Bisa Kaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini