Jangan lakukan 3 hal ini saat pasar modal bergejolak

Selasa, 16 Oktober 2018 06:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Jangan lakukan 3 hal ini saat pasar modal bergejolak Bursa Saham. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - Beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia, tengah mengalami dampak dari ketidakpastian global. Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pun membuat beberapa investor menarik dirinya untuk berinvestasi di Indonesia.

Meski demikian, hal ini justru jangan menjadikan Anda cepat-cepat mengambil keputusan. Sebab, jika Anda tidak berhati-hati, justru akan merugikan Anda.

Berikut 3 hal yang tidak boleh dilakukan agar Anda tidak rugi, dilansir CNBC Make It.

Buru-buru menjual saham

Kepala investasi di Helios Quantitative Research, Joe Mallen mengatakan terburu-buru menjual saham (panic-sell) adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan. Yang terbaik adalah membeli lebih banyak, atau setidaknya bertahan.

Kepala analis keuangan di perusahaan keuangan konsumen Bankrate, Greg McBride, mengatakan hal ini justru bisa menjadi peluang untuk menyeimbangkan kembali portofolio Anda.

Pastikan Anda memasukkan campuran saham, obligasi, dan sekuritas lainnya untuk mengurangi dampak dari potensi kerugian. Pertimbangkan membeli lebih banyak saham sementara harganya rendah, tetapi jangan menyerah pada godaan untuk buru-buru menjual saham.

Terlalu khawatir

Warren Buffet mengatakan angan mengawasi pasar dengan cermat. Jika investor terlalu khawatir tentang saham mereka turun sedikit dan berpikir mereka mungkin harus menjualnya ketika mereka naik, mereka tidak akan memiliki hasil yang sangat baik.

Membeli banyak saham

Para ahli merekomendasikan untuk memulai dengan lambat, tetap tenang dan melihat gambaran besar. Buffett dan ahli investasi Mark Cuban dan Tony Robbins mengatakan bahwa indeks keuangan adalah cara yang baik untuk melakukan itu.

Indeks keuangan menahan setiap saham dalam indeks; menawarkan tingkat perputaran rendah, biaya petugas dan tagihan pajak; dan berfluktuasi dengan pasar sehingga tidak ada risiko memilih saham individu yang berkinerja buruk.

Para investor muda pun mengakui, bahwa kunci sukses investasi yang paling sukses adalah waktu. Sehingga, jangan terburu-buru membeli banyak saham meski harganya tengah jatuh. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini