Jalankan Rencana Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gandeng Arsitek dan Seniman

Selasa, 14 Mei 2019 12:45 Reporter : Anggun P. Situmorang
Jalankan Rencana Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gandeng Arsitek dan Seniman Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK tengah mengkaji rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Kajian awal mengenai rencana tersebut diperkirakan selesai akhir tahun ini sehingga pada 2020 pembangunan infrastruktur dasar mulai dikerjakan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan pemerintah akan mengajak pihak-pihak yang memiliki kompetensi mumpuni dalam pembangunan ibu kota baru ini. Beberapa di antaranya adalah arsitek dan seniman.

"Sekarang ini lagi saya kumpulkan para arsitek dan mungkin seniman juga untuk mendesain bentuk ibu kota baru nanti," ujar Menteri Basuki di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/5).

Menteri Basuki masih menghitung jumlah arsitek yang akan diperlukan nantinya. Namun apabila melihat dari pengalaman revitalisasi Gelora Bung Karno beberapa tahun lalu, setidaknya satu tim berisikan 7 orang arsitek.

Menteri Basuki juga menambahkan pihaknya tetap akan melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dalam mengerjakan proyek besar ini.

"(Rencana pemindahan ibu kota) Saya di support oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Jadi nanti saya juga ketemu IAI, dan juga akan diundang oleh presiden IAI untuk bisa menerjemahkan kira-kira istana kaya apa. Kebutuhan istana, kebutuhan ibu kota negara, dari segi pertahanannya, dari segi efisiensi kantor, jadi itu ada semua" tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini