Jalan Tol Pondok Aren - Serpong Baru Bebas Banjir Setelah Mei 2023

Rabu, 5 Oktober 2022 17:33 Reporter : Merdeka
Jalan Tol Pondok Aren - Serpong Baru Bebas Banjir Setelah Mei 2023 banjir tol serpong. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Progres penanganan banjir di Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Km 8+500 berupa penggantian box culvert dengan jembatan selebar 20 meter hingga peninggian jalan saat ini tercatat baru mencapai 30 persen.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian menargetkan, penyelesaian proyek penanganan banjir Tol Pondok Aren-Serpong Km 8 bisa tuntas Mei 2023.

"Sejauh mana rencana dilaksanakan, sekarang sudah berjalan, dan kita rencanakan Mei tahun depan (selesai). Paling tidak jalan Tol Pondok Aren-Serpong aman dilalui lalu lintas setelah Mei tahun depan," ujarnya di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (5/10).

Sembari menunggu itu selesai, Hedy mengatakan, pihak badan usaha jalan tol (BUJT) sudah menyiapkan upaya mitigasi dengan melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya darurat.

"Jadi kita lakukan traffic management, kita juga kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSK untuk penyuapan pompa, mempercepat surutnya air," sebut dia.

Hedy mengutarakan, upaya penanganan banjir di Tol BSD tersebut sudah diupayakan sejak 3 tahun silam melalui penyusunan desain. Mulanya, debit air Sungai Cibenda yang melintasi ruas tol tersebut sudah ditampung oleh box culvert.

"Masalah luapan sungai ini regional (berlaku juga untuk wilayah di sekitar tol). Tentu kita perlu lakukan koordinasi dengan dinas-dinas yang bertanggung jawab terhadap sumber daya air, karena ini sifatnya regional," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Langkah Dilakukan

Langkah pertama, dengan memastikan agar lalu lintas di jalan tol tidak sampai terputus, dengan cara meninggikan jalannya.

"Jadi nanti box culvert akan kita ganti dengan jembatan selebar 20 meter, sehingga berikan keleluasaan untuk crossing aliran Sungai Cibenda. Yang penting juga, jalannya kita tinggikan 2 meter," terang Hedy.

Kementerian PUPR juga ikut membantu dengan membuat kolam retensi sebagai tempat penangkap air dengan kapasitas sekitar 7.700 m2.

"Secara simpel, katakan lah (ketinggian) banjir 50 cm. Ini kira-kira bisa mengeringkan sekitar 1,5 ha genangan. Sifatnya sangat lokal, membantu kembalikan fungsi water retention," tutur Hedy.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Tarif Tol Tak Bisa Gratis Meski Tergenang Banjir, Ini Alasannya
Terungkap, Ini Penyebab Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Kerap Banjir saat Hujan Deras
YLKI Minta Pengelola Gratiskan Tarif Tol yang Terendam Banjir
Lepas 3 Ruas Tol ke INA, Hutama Karya Bakal Kantongi Rp34 Triliun
Bocoran Tarif Tol Cibitung-Cilincing dan Serpong-Balaraja

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini