Jalan Panjang Proses Pembentukan Holding Ultra Mikro

Senin, 13 September 2021 11:37 Reporter : Dwi Aditya Putra
Jalan Panjang Proses Pembentukan Holding Ultra Mikro Aktifitas Teller Bank BRi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pembentukan Holding Badan Usaha Milik Negara BUMN Ultra Mikro telah memasuki babak akhir usai dilakukan Penandatanganan Perjanjian Pengalihan Saham dalam rangka Pembentukan Holding Ultra Mikro hari ini. Holding ultra mikro ini melibatkan tiga BUMN di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Mardani (Persero).

Ketua Project Management Officer (PMO) Integrasi Ekosistem Ultra Mikro, Catur Budi Harto menyampaikan, pembentukan Holding Ultra Mikro ini telah melewati berbagai proses cukup panjang. Mulai dari persetujuan daripada pemegang saham hingga perizinan dilakukan kepada DPR dan otoritas keuangan.

"Proses pembentukan Holding Ultra Mikro ini telah memasuki tahap akhir dengan ditandai penandatangan. Sejak Juli 2020 sampai September 2021 pembentukan Holding Ultra Mikro telah melalui berbagai proses," kata dia dalam laporannya, Senin (13/9).

Dia menjelaskan berbagai proses panjang ditempuh pertama mulai dari persetujuan komite pada 17 Februari 2021 dan konsultasi dengan DPR RI pada 18 Maret 2021. Kedua persetujuan dari pemegang saham BRI dalam RUPSLB BRI pada 22 Juli 2021.

Ketiga persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Agustus 2021. Keempat adalah pernyataan efektif dari pasar modal pada 30 Agustus 2021.

Di samping itu, pemerintah juga telah menerbitkan pertama Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham BRI. Serta adanya Keputusan Menteri Keuangan pada 16 Juli 2021 perihal penetapan penambahan penyertaan modal negara kepada modal saham BRI.

"Selama proses tersebut telah banyak inisiatif dan langkah strategis dilakukan oleh Tim PMO demi terwujudnya Holding Ultra Mikro ini," ujarnya.

Dia menambahkan, pembentukan Holding Ultra Mikro ini merupakan wujud komitmen dan visi pemerintah untuk meningkatkan percepatan aksesbilitas layanan keuangan kepada segmen ultra mikro di Indonesia. Melalui holding Ultra Mikro bisnis model dari BRI, Pegadaian, dan PMN akan saling berinergi, menguatkan, melengkapi sehingga mampu memberikan layanan keuangan terintegrasi. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini