Isu 'Jenderal Kardus' jadi peluang bagi bisnis Markobar Gibran Rakabuming

Jumat, 10 Agustus 2018 23:59 Reporter : Achmad Fajar Muzakki
Gibran Kaesang. ©2018 kapanlagi.com

Merdeka.com - Untuk bisa berhasil sukses dan bertahan di dunia bisnis masa kini, kita harus menjadi orang yang sangat kreatif dan bisa memanfaatkan peluang yang ada. Seperti Gibran Rakabuming ini. Putra sulung presiden Jokowi ini sangat piawai dalam memanfaatkan suasana untuk bisnis Markobar miliknya.

Indonesia saat ini sedang ramai membicarakan jenderal kardus. Istilah tersebut muncul dari Wasekjen Demokrat Andi Arief yang mengkritik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut bermula dari batalnya pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Andi Arief pun menyindir sikap Prabowo yang lebih menghargai uang daripada perjuangan di dalam akun Twitternya.


1. Gibran pun menangkapnya sebagai peluang



Gibran Kaesang 2018 kapanlagi.com

Rupanya ribut-ribut kardus tersebut ditangkap Gibran sebagai peluang. Dirinya memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan kardus pembungkus Markobar yang baru.
Melalui akun Twitter @Chili_pari, dirinya mengatakan jika Markobar akan memiliki desain kardus pembungkus yang baru. Kardus pembungkus yang baru tersebut bisa dijadikan papan permainan.

Tentu saja Gibran berkeinginan agar konsumen Markobar tak hanya menikmati martabak saja, namun bisa berinteraksi dengan teman-temannya dengan bermain menggunakan kardus pembungkus Markobar ini. Simak deh bentuk kardus barunya.


2. Kaesang ikuti Gibran membuka bisnis



Gibran Kaesang 2018 kapanlagi.com

Tak puas hanya dengan clothing line Sang Javas, Kaesang Pangarep merambah bisnis lain yakni kuliner. Putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut mencoba peruntungan dengan menjual pisang nugget yang diberi nama Sang Pisang.
Dalam bisnisnya, Kaesang tak melibatkan siapa pun bahkan sekadar meminta saran kepada ayah atau kakak pertamanya yang sudah terjun lebih dulu. Dirinya merasa sudah besar dan selayaknya diberi kepercayaan menjadi pribadi yang mandiri.

"Aku bisnis nggak pernah bilang ke Bapak. Ya ngapain bilang kan kita juga udah gede. Namanya anak harus mandiri, nggak bisa nanya Bapak-Ibu terus. Sang Pisang juga nggak konsultasi sama Mas Gibran, totally sama partner kerja aku," kata Kaesang ditemui saat grand opening Sang Pisang di ITC Cempaka Mas, Jakarta Utara, Sabtu (9/12/2017).


3. Kaesang tak ingin minta ke orangtua lagi



Gibran Kaesang 2018 kapanlagi.com

Meski mendapat stempel sebagai anak orang nomor satu di Indonesia, cowok yang kuliah di Singapura ini tak mau mengandalkan hal tersebut. Dirinya tidak mau menjadi anak yang hanya bisa meminta kepada orangtua.
"Ya saya cuma anak Presiden, Bapak yang Presiden kan. Yang pasti apapun saya mau usaha sendiri nggak bisa ke Bapak terus. Bapak tahu lah pasti, Bapak pasti dukung terus lah, cuma namanya usaha ya sendiri nggak perlu ngerepoti orangtua," tegasnya.

Mencoba bisnis kuliner dari nol, Kaesang mengaku sempat kekurangan dana untuk mendapatkan lokasi yang strategis. "Saya dulu sebenarnya pengin lokasi di Kelapa Gading, tapi mahal, modalnya nggak cukup, jadi cari seadanya dulu. Tapi bisa berjalan lancar di yang sekarang ini," tuntas dia.

Memang luar biasa kedua puta presiden Jokowi ini. Mereka sama sekali tidak mau bergantung kepada orang tuanya dan memilih untuk membuka bisnisnya sendiri. Jiwa enterpreneur inilah yang patut kita contoh. Semoga bisnis mereka sukses dan lancar ya. Apakah anda juga terpikir untuk berbisnis juga?

Sumber: Kapanlagi.com [mg2]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini