Ini Update Rencana Maskapai Asing Beroperasi di RI Demi Tiket Pesawat Murah

Jumat, 21 Juni 2019 14:26 Reporter : Anggun P. Situmorang
Ini Update Rencana Maskapai Asing Beroperasi di RI Demi Tiket Pesawat Murah Tiket Pesawat Bandara Soekarno Hatta. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK mengambil kebijakan baru untuk mengatasi persoalan mahalnya harga tiket pesawat dengan memberikan insentif bagi maskapai penerbangan bertarif rendah atau LCC seperti Lion Air dan Citilink khusus domestik. Sebelumnya, pemerintah telah menurunkan tarif batas atas (TBA) untuk penerbangan domestik sebesar 12-16 persen.

Selain kebijakan-kebijakan tersebut, pemerintah juga sempat mencetuskan rencana untuk mengundang maskapai asing untuk terbang di langit Indonesia agar harga tiket pesawat dapat ditekan. Lalu bagaimana kelanjutan rencana tersebut?

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan saat ini pemerintah masih melakukan segala upaya agar harga tiket pesawat mudah dijangkau oleh masyarakat tanpa mengandalkan maskapai asing.

"Jangan menganggap kita bikin begitu saja tapi dicoba dulu dalam negerinya apa yang bisa dilakukan. Kalau tidak bisa membuat situasi efisien, baru cari jalan lain," ujar Menko Darmin saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/6).

Menko Darmin melanjutkan saat ini memang ada banyak penyebab harga tiket pesawat tak kunjung turun. Salah satunya, maskapai harus menutup biaya operasional yang dinilai membengkak sehingga menaikkan harga tiket pesawat menjadi pilihan.

"Begini, memang efisiensi harus dilakukan, efisiensi industri kita ada yang unsurnya internal maskapai penerbangan ada juga unsurnya eksternal buat dia seperti soal Angkasa Pura. Jadi efisiensi perlu ditempuh tapi bukan hanya sama Garuda," jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, pemerintah akan terus mengupayakan agar masyarakat mendapat pelayanan yang baik dengan harga angkutan udara yang memadai serta terjangkau. Untuk mewujudkan hal ini maka dibutuhkan langkah-langkah strategis.

"Jangan kalian harapkan persoalan ini (tiket pesawat) akan selesai dengan dilakukan satu, dua, tiga. Kita akan dorong efisiensi sehingga masyarakat ada kesempatan dapat pelayanan angkutan udara yang murah," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini