Ini Sembilan Pembangunan Infrastruktur Rp 571 Triliun dari Anies ke Jokowi

Rabu, 10 April 2019 16:52 Reporter : Merdeka
Ini Sembilan Pembangunan Infrastruktur Rp 571 Triliun dari Anies ke Jokowi Bambang Brodjonegoro. ©staf humas kementerian PPN/Bapenas

Merdeka.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro merinci sembilan pembangunan infrastruktur yang pernah diajukan oleh Pemprov DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam pengajuan proposal itu, Pemprov DKI Jakarta mengajukan sebesar Rp 571 Triliun.

Salah satu yang diajukan dalam proposal itu yakni anggaran Rp 214 triliun untuk pembangunan proyek moda raya terpadu (MRT) sepanjang 223 Kilometer. Bambang mengatakan anggaran tersebut mencakup pembangunan secara keseluruhan, mulai dari mulai infrastruktur hingga kereta MRT.

"Tentunya itu pembangunan yang lengkap. Jadi sudah intinya sampai MRT siap dipakai, itu namanya kebutuhan pembangunan," kata Bambang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Selanjutnya, pengembangan jaringan rel Light Rail Transit (LRT) sepanjang 116 kilometer sebesar Rp 60 triliun. Untuk pengembangan rute Transjakarta sepanjang 2.149 kilometer membutuhkan dana sebesar Rp 10 triliun.

Kemudian pengembangan jaringan rel eleveted looplinr atau jalur layang sepanjang 27 kilometer itu sebesar Rp 27 kilometer. Penyediaan pemukiman sebanyak 600.000 unit dengan fasilitas pembiayaan 30 persen diperlukan biaya Rp 90 triliun.

Peningkatan pencakupan air bersih hingga 100 persen di DKI Jakarta sebesar Rp 27 triliun. Lalu peningkatan pencakupan jaringan air limbah hingga 81 persen di DKI membutuhkan Rp 69 triliun.

Sedangkan untuk revitalisasi angkot hingga 20.000 unit Rp 4 triliun dan pengendalian banjir serta penambahan pasokan air sebesar Rp 70 triliun. Sehingga secara keseluruhan ditotal menjadi Rp 571 triliun.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan proposal sebesar Rp 571 Triliun ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengajuan proposal itu guna membangun infrastruktur melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dia menyebut pembangunan itu tidak hanya untuk wilayah Ibu Kota, namun beberapa kota penyangga.

"Tidak terbatas hanya DKI, sekarang Transjakarta membawa penumpang dari Bekasi dari Depok dari Tangerang bisa. Dan itu juga yang nanti akan terjadi lewat pembangunan infrastruktur transportasi," kata Anies di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan nantinya transportasi Jabodetabek, seperti halnya PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PT KCI hingga PT Transjakarta akan dikelola oleh holding badan usaha bila dana proposal telah dicairkan. Sehingga sejumlah moda transportasi itu dapat saling terintegrasi.

Reporter: Ika

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini