Ini rincian kerja sama PT Semen Baturaja dengan 7 perusahaan BUMN

Jumat, 18 Mei 2018 15:03 Reporter : Idris Rusadi Putra
Ini rincian kerja sama PT Semen Baturaja dengan 7 perusahaan BUMN gedung BUMN. wordpress.com

Merdeka.com - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menggandeng tujuh BUMN yaitu Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan, Hutama Karya, Waskita Karya Adhi Karya, Pelindo II dan Perum Jamkrindo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan tujuh BUMN dilakukan langsung Direktur Utama SMBR, Rahmad Pribadi, yang disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Deputi Bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah.

Rahmad mengatakan, kerja sama dengan lima BUMN Karya terkait dengan penyediaan semen dan produk turunan semen. SMBR menurut Rahmad akan menjamin ketersediaan semen di proyek-proyek lima BUMN Karya yang terletak di wilayah pemasaran BUMN yang dipimpinnya yaitu Provinsi Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung (Sumatra Bagian Selatan/Sumbagsel).

"Banyak proyek-proyek infrastruktur BUMN karya yang sedang dan akan dikerjakan di wilayah pemasaran SMBR. Kami optimis mampu mencukupi berapapun permintaan semen yang dibutuhkan," katanya seperti ditulis Antara.

Di Sumbagsel pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, jembatan dan bendungan juga dilakukan secara maraton, siang dan malam. "Kali ini, BUMN benar-benar hadir untuk negeri, termasuk di Sumbagsel," ujar Rahmad.

Pada kesempatan itu, SMBR juga bersinergi dengan Pelindo II dalam rangka program konektivitas nasional pemerintah untuk peningkatan kualitas dan penambahan kuantitas pelabuhan.

"SMBR mendukung Pelindo II yang beroperasi di sepuluh provinsi dan mengelola 12 pelabuhan untuk meningkatkan kualitas maupun menambah kuantitas pelabuhan," ujarnya.

Sedangkan kerja sama SMBR dengan Jamkrindo melingkupi penerbitan 'surety bond' secara online yang terdiri atas jaminan penawaran (bid bond), jaminan pelaksanaan (performance bond), jaminan uang muka (advanced payment bond), jaminan pemeliharaan (maintenance bond) dan jaminan-jaminan lain.

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Randi Anto, mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu terobosan dalam sinergi BUMN untuk mengoptimalkan kegiatan bisnis, karena para penerima pekerjaan atau vendor SMBR tidak perlu lagi datang ke kantor Perum Jamkrindo untuk mengajukan permohonan penjaminan.

Sebanyak 300 vendor tersebut cukup datang ke SMBR untuk mengisi form digital secara mandiri sehingga lebih mudah dan efisien dalam kepengurusan dokumen tender para kontraktor.

Dengan kerja sama ini, Jamkrindo dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi bisnis untuk meningkatkan sinergi serta kelancaraan kegiatan bisnis kedua belah pihak dengan prinsip saling menguntungkan.

Perum Jamkrindo dapat membidik potensi volume penjaminan dari nilai belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex) Semen Baturaja, sedangkan Semen Baturaja memperoleh manajemen kontrol dan data base yang lebih baik.

"Karena ada rekam jejak digitalnya, tentu databasenya menjadi lebih baik. Semen Baturaja dapat lebih mudah memonitor proyek mana yang belum terjamin, sehingga meningkatkan optimalisasi penyerapan belanja modal," ujar Randi. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini