Ini Penyebab Harga CPO Terus Meningkat

Senin, 7 Juni 2021 14:03 Reporter : Dwi Aditya Putra
Ini Penyebab Harga CPO Terus Meningkat cpo. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Perkembangan harga produk crude palm oil (CPO) belakangan ini terus bergerak naik menuju ke arah positif. Pada periode Juni 2021 penetapan bea keluar (BK) adalah USD1.223,90/MT. Harga referensi tersebut meningkat USD113,22 atau 9,25 persen dari periode Mei 2021, yaitu sebesar USD1.110,68/MT.

Direktur Industri Hasil Hutan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Perindustrian, Emil Satria mengatakan, jika melihat perkembangan update harga kelapa sawit internasional dan kebijakan terbaru tentang penggunaan sawit di dalam negeri, harga memang akan cenderung mengalami peningkatan. Namun peningkatan ini pun tidak bisa dprediksi terjadi sampai kapan.

"Tapi kita tidak tahu ke depan seperti apa harga karena kita untuk saat ini memang angkanya cukup bagus. Tetapi ke depan kita lihat dengan perkembangan situasi ekonomi yang dipenuhi oleh pandemi tentu akan mempengaruhi juga harga sawit di masa akan mendatang," ujarnya dalam diskusi Masa Depan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Menuju Pengakuan Internasional, Senin (7/6).

Dia memahami selama pandemi ada kecenderungan harga minyak sawit mentah atau CPO mengalami kenaikan. Tentunya hal ini akan meningkatkan harga diri produk hilir, karena nilai tambah yang meningkat.

Peningkatan harga CPO ini juga seiring dengan belakukanya PMK Nomor 191/2020. Harga CPO semakin meningkat juga disebabkan kebijakan lockdown di Malaysia dan negara produsen minyak nabati lainnya sehingga pasar menjadi asimetris.

"Kenaikan harga CPO Global juga berpengaruh pada realisasi kebijakan B30 nasional di samping juga dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang yang paten kenaikannya rumit untuk diramalkan," jelasnya.

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian harga CPO mengalami peningkatan sejak Februari 2021. Di mana pada saat itu harga menyentuh level USD1.026/MT. Kemudian pada posisi Maret naik di USD1.036/MT, April USD1.0393/MT, Mei USD1.110/MT, dan Juni USD1.223/MT. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kelapa Sawit
  3. Pertanian
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini