Ini enam proyek infrastruktur yang dibahas Jokowi dan utusan khusus PM Jepang

Jumat, 19 Januari 2018 14:06 Reporter : Supriatin
Ini enam proyek infrastruktur yang dibahas Jokowi dan utusan khusus PM Jepang kereta cepat jepang. ©blogspot.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima delegasi utusan khusus Perdana Menteri Jepang, Toshihiro Nikai di Istana Kepresidenan Bogor. Dalam pertemuan, keduanya membahas tentang progres kerja sama pembangunan infrastruktur yang sudah disepakati.

"Tadi dibahas mengenai progres kerja sama yang menyangkut infrastruktur, banyak sekali proyek infrastruktur yang dilakukan Indonesia dengan Jepang," kata Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/1).

Selain masalah infrastruktur, keduanya juga membahas soal Asian Games 2018. Menurut Retno, Jokowi meminta dukungan Jepang guna menyukseskan perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di Palembang dan Jakarta pada Agustus mendatang.

"Ada diskusi juga mengenai kerja sama yang bersifat lingkungan hidup," sambung Retno.

Di lokasi yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono mengatakan, Toshihiro Nikai dan Jokowi membahas enam proyek pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Enam proyek tersebut adalah Mass Rapid Transit (MRT), Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pelabuhan Patimban, Tol Sumatera, Masela, dan Pengembangan Perikanan.

Khusus untuk proyek Pelabuhan Patimban, kata Basuki, direncanakan akan digroundbreaking pada Mei 2018 dan dilakukan soft opening di Maret 2019. Sementara MRT fase satu baru akan diuji coba pada akhir 2018.

"MRT akhir 2018 akan dicoba, 2019 sudah bisa dioperasikan," ujar Basuki.

Adapun proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya masih dalam tahap uji kelayakan (easibility Study/FS). FS ini bakal rampung pada Maret 2018. Tol Sumatera sendiri akan digrougbreaking pada akhir 2018.

"Kemudian Masela. Saya kira Jepang sedang menyiapkan untuk segera dimulai," kata dia.

Proyek terakhir adalah pengembangan perikanan. Rencananya ada sejumlah pulau terluar yang jadi target lokasi pengembangan perikanan seperti Natuna dan Morotai.

"Itu tadi enam proyek yang dilaporkan Toshihiro Nikai," ucap Basuki. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini