Ini Cara Memastikan Alat Rapid Test Antigen Baru atau Bekas

Minggu, 16 Mei 2021 15:02 Reporter : Anisyah Al Faqir, Anggun P. Situmorang
Ini Cara Memastikan Alat Rapid Test Antigen Baru atau Bekas Rapid Test. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu terungkap penggunaan alat rapid tes antigen daur ulang di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Sejumlah pihak telah diamankan pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, dr. Aris Yudhariansyah meminta masyarakat lebih teliti bila melakukan pengujian menggunakan rapid tes antigen. Hal tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan memastikan alat rapid test baru atau bekas.

"Harusnya orang yang diperiksa ini bisa lebih teliti karena semua barang yang digunakan untuk rapid ini bersifat sekali pakai," kata Aris saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Minggu, (16/5).

Salah satu yang bisa dicermati masyarakat dengan melihat stik dakron yang digunakan untuk mengambil sampel dari hidung atau mulut. Stik darkon yang digunakan berulang biasanya sudah berubah warna dan berubah bentuk.

"Walaupun sudah dicuci atau didisentifikasi tetap saja tidak sama dengan yang baru. Ada perubahan warna dan bentuk. Kalau sebelumnya berbentuk putih bersih, kalau sudah dipakai akan berubah warna," kata Aris menjelaskan.

Selain itu, penggunaan segel pada alat-alat rapid tes antigen juga bisa menjadi indikator penggunaan alat baru dan bekas. Bila alat yang digunakan sudah dibuka sebelum dipakai, maka alat tersebut patut dipertanyakan.

"Paling mudah dilihat dari segelnya. Seharusnya alat tersebut baru dibuka segelnya ketika baru mau dipakai. Kalau sudah terbuka lebih dulu ini harus dicari tahu alat tersebut bekas atau baru," kata dia.

Untuk itu, dia meminta masyarakat juga lebih teliti sebelum menggunakan alat-lat tes tersebut. "Jadi masyarakat bisa lebih teliti terkait buat alat-alat ini," kata dia mengakhiri. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini