Ini cara Kemendag hapus perbedaan harga pangan di seluruh wilayah Indonesia

Kamis, 4 Januari 2018 16:07 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Enggartiasto Lukito. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengaku telah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi disparitas harga antara lndonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur.

Pada tahun 2017, telah dilakukan penambahan rute gerai maritim menjadi 13 rute dari sebelumnya hanya 6 rute. Gerai maritim merupakan penyangga stok barang kebutuhan pokok.

"Kemendag juga telah mendukung program kemitraan antara ritel modern dan warung tradisional untuk mengurangi disparitas harga pasokan di antara keduanya," kata Enggar di kantornya, Kamis (4/1).

Enggar berharap, melalui program tersebut warung tradisional bisa membeli barang dengan harga yang sama dengan ritel modern.

Selain itu, Enggar mengungkapkan program revitalisasi 5.000 pasar rakyat juga terus dilakukan. Tahun 2017, Kemendag membangun dan merevitalisasi 909 pasar rakyat, yang terdiri dari 246 pasar melalui dana tugas pembantuan dan 618 pasar melalui Dana Alokasi Khusus APBN, serta 45 pasar melalui anggaran Kementerian Koperasi dan UKM.

"Dengan demikian, sejak tahun 2015, Kemendag telah membangun dan merevitalisasi pasar rakyat sebanyak 2.715 unit. Sedangkan untuk tahun 2018, Kemendag menargetkan pembangunan pasar rakyat sebanyak 1592 unit, yang terdiri dari 267 pasar melalui dana TP dan 1275 pasar melalui DAK, ditambah dengan 50 pasar dari anggaran Kemenkop UKM. Adapun anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 5,50 triliun." [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.