Ini Alasan Bulog Tak Gabung Holding BUMN Pangan

Rabu, 3 Februari 2021 11:35 Reporter : Merdeka
Ini Alasan Bulog Tak Gabung Holding BUMN Pangan Direktur Utama BULOG Budi Waseso. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) menyebut, alasan Bulog tidak tergabung dalam holding BUMN pangan. Di mana, ada rencana Bulog akan diubah menjadi salah satu badan pangan.

“Karena ada rencana program bulog ini akan berubah, saya tidak tahu berubahnya kapan dan apa jadinya, tapi salah satunya menjadi badan pangan, sehingga dipisahkan oleh pak menteri,” kata Budi Waseso dalam konferensi pers Penyampaian Strategi Perum Bulog Tahun 2021, Rabu (3/2).

Menurutnya, jika Bulog termasuk dalam klaster BUMN pangan maka nantinya akan timbul masalah. Namun, dia tidak mempermasalahkan Bulog masuk atau tidak dalam klaster tersebut.

“Kita lihat perkembangannya, bagi saya tidak masalah Bulog masuk klaster pangan atau tidak, itu tidak ada masalah. Yang penting bagi saya Bulog bisa berbuat dengan tugas pokoknya. Sesuai dengan undang-undang, dan keinginan masyarakat itu yang paling penting,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Bulog Komitmen Pertahankan 3 Pilar

pertahankan 3 pilar rev1

Dia menegaskan semua keputusan akhir ada di tangan menteri BUMN. Terpenting Bulog dapat menjalankan 3 pilar dalam menjaga ketahanan pangan. Yakni ketersediaan (availability), keterjangkauan (accessibility) baik secara fisik maupun ekonomi, dan stabilitas (stability) yang harus tersedia dan terjangkau setiap saat dan setiap tempat.

“Jadi kita tidak usah kemana-mana, biarkan itu ada kebijakan pemerintah. Tapi yang paling penting realisasi Bulog ada peran kepada masyarakat. Karena Bulog itu punya peran sebagai 3 pilar tadi,” ujarnya.

Adapun 9 Holding BUMN Pangan yang dibentuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu, antara lain PT RNI, Berdikari, Perikanan Indonesia (Perindo), Perikanan Nusantara (Perinus), Pertani, Sang Hyang Seri, PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics), Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Garam.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Bos Bulog: Kenaikan Harga Kedelai Karena Permainan Kartel Importir
Bebaskan Petani dari Tengkulak, Bulog Bangun Modern Rice Milling Plant
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog akan Produksi Beras dari Jagung Hingga Sagu
Bulog akan Produksi Beras Premium Sendiri, Harga Bisa Lebih Murah
Bulog Salurkan 9.000 Paket Banpres untuk Korban Banjir di Kalsel
Pupuk Indonesia Gandeng Bulog Perkuat Program Agro-Solution
Bulog Gelar Promo Harga Sembako Murah, Begini Cara Belinya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini