INFOGRAFIS: Subsidi BBM Beban Berat Anggaran Negara

Rabu, 10 Agustus 2022 13:05 Reporter : Syifa Hanifah
INFOGRAFIS: Subsidi BBM Beban Berat Anggaran Negara Infografis Anggaran Jumbo Subsidi BBM. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Jokowi menyinggung besarnya nilai subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang harus ditanggung pemerintah. Berkaca pada kondisi tersebut, Presiden Jokowi menyebut tidak ada satu pun negara di dunia ini yang mampu menanggung beban subsidi energi bagi rakyatnya.

"(Anggaran subsidi BBM) bisa dipakai untuk membangun Ibu Kota (IKN) karena angkanya sudah Rp 502 triliun. Sampai kapan kita bisa bertahan dengan subsidi sebesar ini. Kalau kita tidak ngerti angka, kita tidak bisa merasakan betapa sangat beratnya persoalan saat ini," kata Presiden Jokowi dalam acara Rakernas PDI Perjuangan di Lenteng Agung.

Harga BBM subsidi jenis Pertalite maupun Solar untuk setiap liter yang tersedia di SPBU milik Pertamina masih jauh dari nilai keekonomian yang berlaku saat ini. Mengingat, ada andil gelontoran dana subsidi di dalamnya.

Dia mencontohkan, bahan bakar minyak harga BBM di RI tergolong murah dibandingkan negara lainnya. Mengingat, harga BBM Misalnya Singapura mencapai Rp 31.682 per liter, Thailand Rp 20.878 per liter, dan Jerman Rp 31.390 per liter.

"Nah, kita masih Rp7.650," tekan Jokowi. [noe]

Baca juga:
Polda Papua Barat Bongkar Kasus Penyelewengan Solar Subsidi, Tujuh Orang Diringkus
Pendaftar Konsumen Subsidi Tepat MyPertamina Tembus 540 Ribu
Pemerintah Dinilai Tepat Beri Subsidi Pertalite dkk
Pakai Bus Listrik Buatan Anak Bangsa, Chandra Asri Potong Konsumsi Solar 13.776 Liter
Pemerintah Didesak Prioritaskan Penambahan Kuota BBM Subsidi Dibanding Ibu Kota Baru
BPH Migas Proyeksi Kuota Pertalite & Solar Habis di Oktober, Butuh Segera Pembatasan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini