Inflasi Mei 0,24 persen, ini pesan bos BI untuk pemerintah Jokowi

Rabu, 1 Juni 2016 16:21 Reporter : Siti Nur Azzura
Inflasi Mei 0,24 persen, ini pesan bos BI untuk pemerintah Jokowi Jokowi dan Agus Martowardojo blusukan ke Blok G. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Mei 2016 sebesar 0,24 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan angka ini sudah sesuai dengan perhitungan BI. Sehingga perkembangan inflasi ini masih terjaga dari target inflasi akhir tahun sebesar 4 plus minus 1 persen.

"Jadi sebetulnya tidak terlalu jauh dengan apa yang di survei oleh BI. Di minggu ke-4 masih 0,19 persen terus inflasi Mei 2016 sebesar 0,24 persen. Secara year on year 3,3 persen. Jadi ini menunjukkan bahwa perkembangan inflasi cukup terjaga hingga akhir Mei," kata Agus di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (1/6).

Meski begitu, lanjutnya, pemerintah tetap perlu mengantisipasi adanya gejolak harga pangan di semester II-2016. Sebab, pemerintah tidak hanya harus mengantisipasi dampak dari bulan puasa, namun juga dari dimulainya tahun ajaran baru.

Dengan demikian, adanya peran pemerintah daerah mampu membantu mengendalikan harga pangan yang bergejolak. Mengingat, pemerintah harus memastikan ketersediaan barang pangan mampu tersebar ke seluruh pelosok di Indonesia.

"Kita masih mengamati kadang inflasi bisa di atas 2 digit untuk komoditi tertentu di daerah tertentu. Jadi tentu tantangan kita bagaimana pangan tersedia dalam jumlah cukup, distribusi dilakukan dengan baik dan harga yang terjangkau. Ini yang perlu diantisipasi," imbuhnya.

Selain itu, adanya la-nina bisa menyebabkan gagalnya panen tanaman pangan holtikultura, yang mengakibatkan tekanan harga makin tinggi. Sehingga, antisipasi pemerintah diharapkan bisa menjaga inflasi akhir tahun 2016 di level 4 plus minus 1 persen. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini