Industri tolak rencana Pemprov DKI Jakarta batasi penggunaan kantong plastik

Kamis, 9 Agustus 2018 14:41 Reporter : Merdeka
Industri tolak rencana Pemprov DKI Jakarta batasi penggunaan kantong plastik ilustrasi kantong plastik. ©2016 Merdeka.com/Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Budi Susanto mengatakan, sebenarnya sektor industri‎ menyambut baik upaya Pemda DKI Jakarta dalam mengelola sampah di Jakarta. Namun, pihaknya menolak jika pemprov berencana untuk membatasi penggunaan kantong plastik.

Dia menjelaskan, pembatasan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah tersebut dinilai akan memberatkan industri karena pemahamannya diperluas menjadi pembatasan penggunaan kantong plastik.

"Kami tentu saja mendukung penuh upaya Pemda DKI untuk mengelola sampah, namun pembatasan kantong plastik justru akan memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah karena mematikan industri, terutama industri kecil dan menengah yang bergantung pada penggunaan plastik sebagai kemasan," ujar dia di kawasan Harmoni, Jakarta, Kamis (9/8).

‎Menurutnya, tanpa melakukan pembatasan, sebenarnya banyak upaya yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah mulai dari hulu hingga ke hilir secara terpadu. Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemisahan sampah di sumber agar dapat didaur ulang.

"Dalam skala besar, banyak upaya pengelolaan sampah yang berguna yang telah terbukti efektif di luar negeri, seperti misalnya pengelolaan sampah menjadi energi atau listrik dan pencampuran sampah plastik pada pembuatan jalan aspal yang menambah stabilitas aspal," imbuhnya.

Untuk mengatasi masalah sampah plastik, kata Budi, Pemda DKI Jakarta bisa menerapkan konsep circular economy. Konsep ini berfokus pada penggunaan barang-barang dengan maksimal dan mengubah barang-barang yang telah dipakai menjadi barang lainnya.

Konsep ini cocok diterapkan pada kantong plastik karena merupakan bahan yang dapat digunakan kembali, di daur ulang, ataupun ditingkatkan efektivitas penggunaannya.

"Sebagai perwakilan industri, kami mendukung Pemda DKI untuk menerapkan konsep circular economy ini karena dampaknya yang lebih positif terhadap perekonomian daerah dan dapat menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini