Industri minuman beralkohol Indonesia siap saingi Thailand dan Vietnam

Senin, 13 Agustus 2018 15:27 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Industri minuman beralkohol Indonesia siap saingi Thailand dan Vietnam Ekspor bir Bintang ke Amerika Serikat. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian mengakui bahwa ekspor produk minuman beralkohol Indonesia ke Eropa harus bersaing dengan banyak negara. Rival terdekat Indonesia dari regional ASEAN, yakni Vietnam dan Thailand.

"Wah banyak sekali (pesaing Indonesia). Kalau dari ASEAN itu Vietnam dan Thailand," ungkap Plt Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ahmad Sigit Dwi Wahyono, saat ditemui, di Kompleks PT Multi Bintang Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (13/8).

Dengan melihat fakta ini, dia terus menggalakkan berbagai kebijakan untuk mendukung perkembangan industri minuman beralkohol di Tanah Air. Di antaranya yaitu memberikan tax holiday, tax allowance, serta pembebasan bea masuk kepada industri yang mengimpor peralatan produksi.

Pembebasan bea masuk ini sudah dimanfaatkan oleh industri. Menurut dia, pembebasan bea masuk memang berdampak positif kepada naiknya kinerja industri.

"PT Multi Bintang Indonesia merupakan salah satu yang sudah manfaatkan insentif pemerintah yaitu pada bulan Juli dapat pembebasan bea masuk untuk mesin produksi di Tangerang," jelas dia.

Saat ini, PT Multi Bintang Indonesia telah mengekspor produknya yaitu bir ke Amerika Serikat. Ahmad Sigit sangat mendukung langkah ini karena menjadi upaya meningkatkan penetrasi pasar serta memperbesar brand asal Indonesia.

Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Michael Chin mengaku siap bersaing dengan produsen negeri dari negara tetangga. Menurutnya, cita rasa produk Bir Bintang memang diminati oleh masyarakat di negara lain.

"Kita bangga dengan kualitas produk kita. Karena diminati tidak hanya oleh orang Indonesia, tapi juga di negara lain," jelas dia.

Dia berharap, pihaknya terus dapat membuka pasar-pasar baru. Dia yakin, jika Bir Bintang sudah masuk ke suatu pasar di luar negeri, maka pasti akan disukai.

"Dengan ekspor kita tidak melakukan perubahan terhadap cita rasa kita. Kita juga tidak lakukan penyesuaian apa-apa. Produk kita sebenarnya cukup baik untuk bersaing dengan brand lain," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini