Indonesia tak butuh asing jika pengelolaan investor lokal baik

Rabu, 27 November 2013 11:35 Reporter : Novita Intan Sari
Indonesia tak butuh asing jika pengelolaan investor lokal baik gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Peluang ekonomi Indonesia di tahun depan membuat pelaku bisnis harus mampu mempersiapkan dan menyusun strategi bisnisnya lebih baik. Hal penting untuk disoroti soal lingkungan global dan domestik yang mempengaruhi siklus bisnis Indonesia.

Menurut Ekonom Sampoerna, Adler H Manurung, investor lokal mempunyai modal yang besar untuk dapat menanamkan investasinya di Tanah Air sehingga dapat melancarkan bisnisnya. Artinya, Indonesia tidak perlu lagi mengandalkan investasi dari asing.

"Indonesia itu sebenarnya dapat mengelola uang-uangnya (uang lokal) yang banyak hanya saja uang lokal itu tidak dikelola dengan baik," ujarnya saat acara 'Media Breafing Outlook Economy 2014' di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), Jakarta, Rabu (27/11).

Kendati demikian nyatanya hingga saat ini Indonesia masih bergantung pada investasi asing. Jika investasi asing lari maka secara langsung akan berpengaruh terhadap khususnya pasar modal.

"Oktober kemarin saja investasi asing larinya hingga Rp 4 triliun sehingga indeks drop, pasar tumbuh kan karena uang yang masuk ke dalam pasar modalnya. Mau tidak mau investasi asing penting bagi kita," jelasnya.

Indonesia, pada tahun depan, diperkirakan terjadi peningkatan kelas menengah dari 50 juta penduduk di 2013 menjadi 150 juta penduduk di 2014. Ini dinilai bisa sebagai modal. Peningkatan kuantitas kelas masyarakat tersebut berdampak pada tingginya konsumsi secara agregat.

"Investasi juga akan meningkat seiring peningkatan kelas menengah serta perkembangan infrastruktur yang akan mendorong peningkatan ekspor secara signifikan," tutupnya. [bim]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Investasi
  3. Ekonomi Indonesia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini