Indonesia Dibanjiri Teh Impor Asal Thailand

Rabu, 13 Maret 2019 15:11 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Indonesia Dibanjiri Teh Impor Asal Thailand Ilustrasi daun teh. ©Shutterstock.com/ Valentyn Volkov

Merdeka.com - Ketua Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri Dewan Teh Indonesia (DTI), Iriana Ekasari menyebut bahwa Indonesia saat ini kebanjiran teh dari negara lain. Salah satunya dari Thailand atau lebih dikenal dengan sebutan Thai Tea.

Dia mengungkapkan, terjadi demand atau permintaan cukup tinggi dari pasar dalam negeri. Produksi teh Tanah Air tidak mencukupinya. Padahal, kualitas Thai Tea tidak jauh lebih baik dari teh asli Indonesia.

"Kita juga kebanjiran teh dari Thailand dan ini isinya 400 gram Rp 50.000, satu cup sekitar 2 gram. Ini yang banyak dipakai di mall-mall, Thai Tea. Jadi dalamnya tidak lebih baik dari teh kita, kita bisa menghasilkan teh seperti ini," kata dia dalam sebuah acara diskusi di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (13/3).

Dia mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk teh. Sayangnya, industri teh dalam negeri belum mampu memaksimalkan potensi tersebut. "Jadi pasar kita itu menjadi pasar yang besar untuk teh, cuma bagaimana industri dalam negeri memanfaatkan peningkatan pasar ini," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pasar dalam negeri mengalami kenaikan konsumsi. Namun ironisnya hal tersebut juga dibarengi dengan kenaikan impor teh hingga 400.000 ton.

Perbandingan impor dibanding ekspor secara volume adalah 27 persen dari total ekspor. "Kita secara value sudah 30 persen. Jadi kalau kita ekspor 100 juta Dolar, kita Impor 27 juta," ujarnya.

Selain itu, Indonesia dinilai kurang kuat membuat branding tehnya. Sehingga ketika ada turis datang ke Indonesia tidak tertarik untuk membawa pulang teh sebagai oleh-oleh ke negara asalnya. "Jadi kita sebenarnya punya pasar di dalam negeri. Produksi 140 ribu ton, impor 15 ribu ton, total 155 ribu ton. Ekspornya hanya 49 ribu," ujarnya.

Kondisi ini menjadi tantangan sendiri bagi industri teh tanah air. "Padahal teh kita bisa dijadikan Indonesian Signature yang punya taste sendiri, di sinilah tantangan industri untuk berinvestasi supaya teh teh anda menjadi premium dan naik," tutupnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini