Indonesia Bisa Raih Kembali Masa Keemasan Produksi Migas

Kamis, 10 Oktober 2019 12:19 Reporter : Merdeka
Indonesia Bisa Raih Kembali Masa Keemasan Produksi Migas Ilustrasi Migas. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto ‎optimis masih ada masa keemasan produksi minyak dan gas bumi (migas) Indonesia untuk ke dua kalinya, setelah mengalami penurunan sejak era 1990-an.

Dia mengatakan, masih ada harapan produksi migas Indonesia kembali meningkat, sebab dari 128 cekungan yang ada di Indonesia yang baru tereksplorasi baru 54 cekungan sedangkan sisanya 74 belum disentuh, dari 54 cekungan 19 yang baru berproduksi.

"Saya kira kita bangun optimisme ini, mungkin ini bisa jadi hal sangat penting adalah era keemasan kedua migas Indonesia," kata Dwi, saat menghadiri sarasehan migas nasional ke 2 di Kantor SKK Migas, Jakarta, Kamis (10/10).

Dia melanjutkan, dari 54 cekungan yang sudah dieksplorasi terdapat potensi minyak sebanyak 3,8 miliar barel, sedangkan 74 cekungan yang belum tersentuh ada potensi menyimpan kandungan minyak 7,5 miliar barel.

"Jadi masih ada potensi yang sangat besar," imbuh Dwi.

Menurutnya, terjadi perubahan paradigma pencarian migas di Indonesia, dengan bergesernya pencarian kandungan migas dari darat (onshore) menjadi di lautan dalam (offshore), kemudian dari wilayah Barat ke‎ Timur Indonesia.

"Offshore itu ada POD dari Blok Masela jadi gambaran penting potensi laut dalam dan bergeser ke daerah timur, maka potensi sangat besar," tuturnya.

Mantan Direktur Utama Pertamina ini mengungkapkan, dalam kegiatan pencarian migas ke depannya akan menemukan beberapa tantangan, yaitu tingginya biaya investasi dan risko, sehingga membutuhkan tingkat pengembalian modal (Internal Rate of Return/IRR) ‎yang besar serta waktu eksplorasi yang lama.

"Risiko yang banyak IRR harus masuk angka besar dan periode eksplorasi yang cukup panjang ini jadi kendala," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini