Indonesia belum masuk kategori laik investasi versi S&P

Kamis, 21 Mei 2015 16:57 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Indonesia belum masuk kategori laik investasi versi S&P Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) pada Kamis, 21 Mei 2015 merevisi outlook rating Indonesia dari Stable menjadi Positive Outlook dan sekaligus mengafirmasi rating pada BB+. Perbaikan outlook ini mencerminkan kemungkinan Indonesia akan memperoleh peningkatan rating lagi dalam 12 bulan ke depan.

Sovereign analyst utama S&P untuk Indonesia, Kyran A. Curry, mengatakan bahwa faktor utama yang mendukung perubahan outlook adalah perbaikan kerangka kebijakan telah berhasil meningkatkan kredibilitas kebijakan moneter dan sistem keuangan. Kebijakan yang lebih efektif dan terarah telah memperkuat sektor fiskal dan cadangan devisa, serta memperbaiki ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, menyatakan bahwa perbaikan outlook S&P tersebut sesuai dengan prediksi. Dia menargetkan berikutnya adalah peningkatan rating hingga memperoleh predikat investment grade dari S&P.

"Saat ini, S&P adalah satu-satunya lembaga pemeringkat yang belum menempatkan Indonesia pada posisi investment grade," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (21/5).

Outlook rating dari S&P tersebut merupakan pengakuan atas ketahanan perekonomian Indonesia sebagai hasil koordinasi kebijakan yang telah ditempuh oleh otoritas perekonomian, meskipun terdapat tekanan baik domestik maupun global. Rating action S&P ini juga memperlihatkan peningkatan optimisme dunia internasional atas prospek kinerja ekonomi Indonesia.

Secara lebih rinci, S&P menyatakan bahwa terdapat kemungkinan peningkatan rating Indonesia dalam 12 bulan ke depan, apabila target peningkatan kualitas pengeluaran pemerintah dapat dicapai, termasuk konsistensi penerapan kebijakan harga BBM sesuai harga pasar dan pengalokasian anggaran investasi pemerintah secara efisien. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini