Indo Fin Tek Temukan Pemalsuan Platform Modus Baru

Jumat, 7 Desember 2018 11:33 Reporter : Idris Rusadi Putra
Indo Fin Tek Temukan Pemalsuan Platform Modus Baru Ilustrasi fintech. © business insider

Merdeka.com - PT Indo Fin Tek sebagai perusahaan Peer to Peer Lending (P2P) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan adanya platform fintech yang memakai nama perusahaan mereka di situs 'indofintek.co.id'.

Direktur Utama PT Indo Fin Tek, Sunu Widyatmoko mengatakan, pelaporan telah dilakukan kepada Direktorat Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Financial Technolgy Otoritas Jasa Keuangan dan Satgas Waspada Investasi.

Sunu menjelaskan, pelaporan platform palsu ini dilakukan platform fintech dari perusahaan yang terdaftar di OJK adalah Dompet Kilat.

Menurut Sunu, situs palsu seperti ini bisa mencoreng citra perusahaan dan merugikan konsumen yang benar-benar ingin mendapatkan layanan dari perusahaan pembiayaan berbasis fintech.

"Kita juga akan laporkan ke Cyber Crime. Jelas-jelas website ini meniru nama perusahaan dengan pengejaan dan penulisan berbeda. Kemudian, mencantumkan nomor tanda terdaftar kami," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/12).

PT Indo Fin Tek telah terdaftar sebagai fintech peer to peer landing OJK dengan platform Dompet Kilat sejak 21 Juli 2017 serta nomor pendaftaran S-644/NB 11/2017 domisili Jakarta.

Sementara itu, 'Indofintek.co.id' tercatat berdomisili di Denpasar dan tidak berhubungan dengan Indo Fin Tek. Sehingga kerugian yang ditimbulkan dari platform tersebut bukan tanggung jawab perusahaan.

"Upaya mereka adalah menipu orang, tapi dengan menempel nama yang sudah terdaftar. Ini akan merugikan citra perusahaan pasti dan produk kita dan pelanggan kita, ujar Sunu.

Dia berharap Satgas Waspada Investasi bisa bergerak cepat menanggapi modus baru fintech ilegal ini. Pemblokiran segera terhadap situs indofintek.co.id pun menjadi harapan PT Indo Fin Tek. "Berharap juga supaya segera diblokir. Kita juga minta Cyber Crime agar segera bergerak," tegas Sunu.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengungkapkan, kasus pemalsuan seperti yang dilakukan indofintek.co.id termasuk modus baru yang dilakukan para fintech ilegal.

Dalam 23 bulan terakhir, bahkan sudah ditemukan beberapa fintech ilegal yang menggunakan modus sama seperti indofintek.co.id.

"Memang ada beberapa yang mereka pakai nama yang mirip-mirip dengan yang sudah terdaftar, entah platform atau perusahaannya. Bahkan mereka memakai logo OJK. Masyarakat harus lebih jeli," katanya

Terkait fintech ilegal ini, Tongam berharap respons cepat dari semua pihak untuk melaporkan. Fintech yang sudah terdaftar dan merasa dirugikan pun mesti mengambil langkah proaktif dengan melaporkan fintech ilegal palsu ini kepada Bareskrim karena modusnya termasuk penipuan.

Tongam berharap, semua layanan fintech yang terdaftar dan dirugkan mengambil langkah proaktif dengan melakukan pelaporan upaya modus penipuan tersebut. Selain itu, OJK akan merekomendasikan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs resmi fintech ilegal yang berupaya menyamarkan nama dengan tekfin yang telah terdaftar. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Fintech
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini