Indikator ini jadi bukti ekonomi Indonesia terus membaik

Rabu, 15 November 2017 12:42 Reporter : Idris Rusadi Putra
pertumbuhan ekonomi. merdeka.com /Arie Basuki

Merdeka.com - Ekonomi Indonesia saat ini diklaim terus bergulir menuju kadar kualitas yang semakin baik atau meningkat. Salah satu buktinya adalah survei Bank Dunia soal kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business Indonesia.

Hasil survei laporan tersebut menempatkan Indonesia pada ranking Kemudahan Berusaha ke-72, atau naik 19 peringkat dari tahun sebelumnya. Dengan pencapaian ini, posisi Indonesia masih lebih tinggi di antara sebagian negara berkembang lainnya, seperti Afrika Selatan (82), India (100), Filipina (113), dan Brasil (125).

"Kita harus berbangga melihat peringkat Ease of Doing Business Indonesia mengalami perbaikan. Peringkatnya naik dari 91 menjadi 72. Ekonomi Indonesia harus terus ditingkatkan. Kita memiliki sumber daya yang harus terus dioptimalkan untuk mencapai pertumbuhan dan pemerataan ekonomi," kata mantan menteri kelautan dan perikanan, Fadel Muhammad di Jakarta, Rabu (15/11).

Menurut Fadel yang juga founder Warta Ekonomi ini, data BPS yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar tumbuh 5,06 persen pada triwulan III-201 juga menjadi kabar baik untuk Indonesia.

Fadel juga melihat kerja pemerintah dalam melakukan pengendalian inflasi masih berjalan sesuai ekspektasi. Angka inflasi pada Oktober 2017 sebesar 0,01 persen dan sebesar 2,67 persen secara year to date. Harapannya sampai dengan tutup tahun inflasi masih terkendali sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Selain itu, berdasarkan data yang dirilis OJK, penyaluran kredit menunjukkan peningkatan dan rata-rata suku bunga kredit perbankan mengalami penurunan sampai dengan September 2017. Fadel melihat rata-rata suku bunga kredit yang turun menjadi 11,61 persen pada September 2017 akan memberikan dampak yang bagus kepada dunia usaha.

"Tahun ini memang tahun yang penuh dengan tantangan. Namun semua akan dapat dilewati dengan pencapaian yang optimal bila antara pemerintah, pebisnis, dan masyarakat solid," katanya.

Guna meningkatkan dan membangkitkan optimisme ekonomi nasional, bakal digelar acara 'Bincang-Bincang Ekonomi Indonesia' pada Jumat ini. Bahkan, Presiden Joko Widodo diagendakan akan menyampaikan pandangannya tentang ekonomi nasional beserta potensi dalam negeri.

Selain Presiden Joko Widodo, diagendakan akan hadir pula sejumlah para pengambil kebijakan dan praktisi ekonomi dan bisnis yang akan membedah ekonomi bisnis terkini dan proyeksinya pada masa mendatang. Adapun pejabat yang akan datang adalah Menteri BUMN Rini Soemarno, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani dan Profesor Firmanzah selaku rektor Universitas Paramadina. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Pertumbuhan Ekonomi
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.