Indeks Harga Grosir Naik 0,02 Persen di Oktober 2019

Jumat, 1 November 2019 12:42 Reporter : Dwi Aditya Putra
Indeks Harga Grosir Naik 0,02 Persen di Oktober 2019 Gedung BPS. ©2018 wordpress.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Oktober 2019 Indeks Harga Perdagangan Besar (lHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir naik sebesar 0,02 persen, dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor industri sebesar 0,28 persen.

Kepala BPS Suhariyanto merincikan, sektor industri sendiri memberikan andil dominan pada perubahan IHPB sebesar 0,14 persen dibandingkan dengan sektor lainnya. Sementara, tiga sektor lain, seperti pertanian hanya menyumbang andil negatif sebesar 0,09 persen, kelompok barang impor nonmigas 0,02 persen dan kelompok barang ekspor nonmigas negatif 0,05 persen.

Torehan negatif tersebut tak luput dari penurunan yang terjadi pada masing-masing sektor tersebut. Di mana pada pertanian tercatat turun sebesar 0,47 persen, kelompok barang impor nonmigas naik hanya 0,14 persen dan barang ekspor nonmigas turun 0,32 persen

"Sementara itu sektor pertambangan dan penggalian tidak menyumbang andil signifikan," ujar Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/11).

Sementara itu, IHPB bahan bangunan atau konstruksi pada Oktober 2019 secara umum mengalami kenaikan tipis sebesar 0,07 persen terhadap bulan sebelumnya. Seluruh kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan di antaranya, kelompok bangunan lainnya mengalami kenaikan terbesar yaitu 0,14 persen.

Kemudian untuk bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal naik 0,06 persen, bangunan pekerjaan umum dan pertanian 0,13 persen, bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan naik 0,09 persen, dan bangunan dan instansi listrik, gas, air minum, dan komunikasi 0,05 persen.

"Adapun kelompok bangunan yang mengalami kenaikan harga pada Oktober 2019 antara lain batako sebesar 0,48 persen, genteng dan atap lainnya 0,45 persen, alat kontruksi 0,41 persen, semen 0,31 persen, serta cat dan cat dasar 0,31 persen," jelasnya. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. BPS
  2. Inflasi
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini