INDEF Sebut Penjualan Mobil Sudah Mulai Membaik Meski Tanpa Pembebasan Pajak

Minggu, 21 Februari 2021 18:00 Reporter : Anisyah Al Faqir
INDEF Sebut Penjualan Mobil Sudah Mulai Membaik Meski Tanpa Pembebasan Pajak Antusiasme Pengunjung IIMS 2019. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (GAIKINDO) menunjukkan penjualan mobil pada 2020 turun hingga 45 persen. Penurunan kendaraan roda empat ini dipicu pandemi Covid-19.

Meski begitu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad menilai tren penjualan kendaraan roda empat di Indonesia sudah mulai meningkat sejak tahun lalu.

Berdasarkan data dari CEIC tahun 2021, penjualan ritel seluruh kendaraan sebelum pandemi (Maret 2019-Februari 2020) berada di angka 0,98 persen. Lalu pada Maret 2020-Desember 2020 meningkat menjadi 5,36 persen.

"Artinya dengan data ini menunjukkan konsumen ini punya daya beli saat pandemi tapi memang pembelian hanya bagi sebagian kalangan menengah atas," kata Tauhid dalam Diskusi Online INDEF bertajuk Apa Kata Konsumen Tentang Gratis Pajak Mobil Baru?, Jakarta, Minggu (21/2).

Tauhid merincikan, penjualan ritel kendaraan tipe 4x2 kurang dari 1.500 cc pada Maret 2019-Februari 2020 sebesar 0,82 persen. Lalu pada Maret 2020-Desember 2020 menjadi 5,42 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada kendaraan tipe non 4x2 kurang dari 1.500 cc pada Maret 2019-Februari 2020 sebesar 1,16 persen. Sedangkan pada Maret 2020-Desember 2020 menjadi di atas 5 persen.

Tauhid mengatakan, di awal pandemi Covid-19, memang terjadi penurunan pembelian kendaraan bermotor. Setidaknya selama 3 bulan pertama, yakni Maret, April dan Mei. Namun setelah mengalami penurunan drastis, proses pemulihan penjualan mobil tersebut kembali meningkat secara signifikan.

"Jadi memang sempat turun drastis di awal pandemi, tapi kemudian kembali naik lebih cepat dari yang sebelumnya, meskipun secara tahunan mengalami penurunan yang signifikan," kata dia.

Dia menilai, penjualan mobil pun akan terus mengalami peningkatan pada 2021. Apalagi setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan PPnBM 0 persen.

"Dari data ini diperkirakan akan meningkat di Januari Februari. Bahkan kalau ada kebijakan ini," kata dia.

Baca Selanjutnya: Kebijakan PPnBM 0 Persen Tidak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini